Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Korporat di Universitas Al Azhar Indonesia
Beasiswa Korporat adalah beasiswa yang diselenggarakan oleh universitas Al Azhar Indonesia (UAI). UAI merupakan universitas swasta di Indonesia yang berfokus pada pendidikan berbasis agama Islam. Universitas ini dibangun pada tahun 2000 dan telah memiliki 6 fakultas dengan 17 program studi yang aktif, 14 diantaranya telah terakreditasi. UAI dibangun di Kompleks Mesjid Agung Al Azhar, Jakarta. Jika kamu berminat menjadi mahasiswa UAI namun memiliki kekurangan finansial, maka kamu bisa mencoba jalur masuk melalui beasiswa korporat. Beasiswa ini memang bertujuan memberikan tunjangan biaya pendidikan bagi kamu yang berprestasi namun memiliki keterbatasan finansial.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Beasiswa korporat membebaskan biaya pembangunan (BPP) hingga biaya kuliah (BOP dan SKS) bagi kandidat penerimanya. Namun untuk menjadi kandidat beasiswa korporat, kamu harus meraih nilai rata – rata 8.00 baik untuk mata pelajaran matematika, fisika, biologi, kimia, dan bahasa inggris untuk jurusan IPA atau mata pelajaran matematika, bahasa inggris, geografi, ekonomi, dan sosiologi untuk jurusan IPS. Beasiswa ini masih membuka pendaftaran hingga 26 Juni 2020, lo. Bagi kamu yang tertarik mendaftar beasiswa korporat, artikel kali ini akan memberi informasi terkait cara mendaftar serta mendapatkan beasiswa korporat. Jika kamu penasaran, silahkan simak artikel ini. untuk info beasiswa, silahkan click disini.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa YBM BRI untuk Mahasiswa S1
Memperhatikan Persyaratan
Untuk mendaftar beasiswa, memastikan persyaratan adalah hal pertama yang perlu kamu lakukan. Dengan menyimak persyaratan yang diajukan, kamu bisa menimbang apakah kamu kandidat berpotensi atau tidak. Jika iya maka kamu bisa mulai mempersiapkan persyaratan yang diperlukan tersebut. Beasiswa korporat menetapkan standar akademis tertentu bagi calon kandidatnya. Kamu harus meraih nilai rata – rata 8.00 pada mata pelajaran tertentu sesuai jurusanmu dengan dibuktikan oleh foto copy rapor. Kamu juga harus memiliki surat keterangan tidak mampu yang bisa kamu dapat dari lurah stempat, dinas sosial, atau juga bisa dibuktikan dengan kartu Indonesia pintar. Selain itu, kamu diharapkan memiliki prestasi non akademik, seperti cabang olah raga, seni budaya, Musabaqoh Tilawatil Qur’an, bahasa dan sastra, serta olimpiade sains dan matematika. Ada juga syarat ketentuan menulis essay serta persyaratan dokumen lain. Jangan lupa, kandidat beasiswa korporat juga memiliki persyaratan yang harus dipenuhi semasa kuliah, yaitu mempertahankan nilai IPK sebesar 3.25. Jika meraih IPK di bawah 3.25 maka beasiswa akan diberhentikan. Namun jika semester depan kamu kembali meraih IPK 3.25 atau lebih, maka hak menerima beasiswa korporat dapat dilanjutkan.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa KAIST di Korea Selatan
Memperhatikan Penulisan Essay
Beasiswa Korporat mengharuskan calon kandidat untuk menulis essay yang berisi motivasi dan alasan memilih program studi yang kamu inginkan. Nah, menulis essay ini kamu bisa menjelaskan inspirasimu atau hal apa yang melatar belakangi kamu untuk memilih program studi yang kamu minati. Lalu diikuti dengan penjelasan cita – cita yang ingin kamu raih dari program studi kamu. Cita-cita yang dimaksud bisa juga sebagai kontribusi yang akan kamu berikan di bidang studi yang kamu pilih. Jika sudah selesai mempersiapkan essay, kamu bisa mengirim persyaratan dokumen beserta essay tang telah kamu tulis.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa IDCloudHost
Memperhatikan Proses Pendaftaran
Bagi tertarik menjadi kandidat beasiswa korporat, kamu harus melakukan pendaftaran online terlebih dahulu. Pendaftaran ini sekaligus menjadi proses pembuatan akun untuk mengikuti tes. Di sini kamu akan diminta untuk mengisi data pribadimu serta pilihan program studi yang kamu minati sebanyak 2 buah program studi. Lalu, kamu juga akan diminta untuk menyebutkan jalur pendaftaran yang kamu ambil. Jika kamu ingin mengambil jalur beasiswa korporat, maka cari lah pilihan beasiswa korporat. Isi informasi lainnya, dan kamu bisa menekan tombol simpan.
Setelah itu kamu akan menuju halaman dimana kamu harus mengunggah foto. Format foto yang diunggah adalah file dengan format JPG, JPEG, dan PNG dengan ukuran tidak lebih dari 500kb. Lalu kamu juga akan diminta untuk melengkapi biodata diri termasuk NISN, alamat lengkap, dan data kedua orang tua. Nah, setelah itu barulah kamu bisa mengirim persyaratan dokumen termasuk essay ke PMB Lt. 1 Universitas Al Azhar Indonesia atau via pos yang ditujukan Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Kampus Universitas Al Azhar Indonesia, Komplek Masjid Agung Al Azhar, Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 12110.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB
Mengikuti Seleksi Tes dan Wawancara
Setelah selesai proses pendaftaran, kamu bisa mendapat nomer tes berikut kartu ujian. Namun sebelum kamu mengikuti tes tertulis, kamu akan melewati serangkaian tes berkas dan wawancara. Pendaftaran beasiswa korporat gelombang satu telah menyelesaikan proses seleksi berkas dan wawancara yang diadakan pada tanggal 30 Maret hingga 10 April 2020. Sedangkan untuk gelombang kedua, proses seleksi berkas dan wawancara akan dilakukan pada tanggal 29 Juni hingga 10 Juli 2020. Untuk tes wawancara, kamu dapat mempersiapkannya dengan latihan bersama teman atau siapapun yang bisa membantu kamu. Tapi sebelumnya akan lebih baik jika kamu browsing informasi terkait pertanyaam yang ditanyakan pada proses wawancara beasiswa. Nantinya tes wawancara akan dilakukan oleh ketua program studi dari program studi pertama yang kamu pilih.
Nah jika kamu lolos seleksi administrasi dan wawancara, kamu bisa maju ke proses selanjutnya, yaitu tes tertulis. Sebelum tes tertulis, kamu tentu akan mempersiapkan kartu ujian. Kartu ujian bisa kamu cetak dua (2) hari sebelum ujian dilakukan dan harus kamu bawa ketika ujian. Jadi jangan lupa ya. Untuk gelombang satu tes tertulis akan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2020 nanti pada shift kedua. Sedangkan untuk gelombang kedua, tes tertulisnya akan diadakan pada tanggal 18 Juli 2020 di shift kedua. Tes tertulis terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA) dengan materi kuantitatif matematika, verbal bahasa Indonesia, dan spesial mencocokan gambar. Selain itu, juga ada tes pelajaran umum.
Baca juga: Pengalaman Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Djarum Plus dari Beswan Djarum
Melakukan Pendaftaran Ulang
Setelah melalui tes seleksi, kamu akan menerima kabar apakah kamu diterima atau tidak dalam jangka waktu 2 – 7 hari setelah tes. Jika kamu lolos maka kamu diperbolehkan untuk daftar ulang. Di proses daftar ulang, kamu akan mengunggah serangkaian file dengan format pdf yang masing – masing berukuran tidak lebih dari 5 Mb. Beberapa file yang harus diserahkan adalah hard copy dari surat keterangan lulus tes tertulis UAI yang diserahkan ke PMB, mengunggah bukti pembayaran perkuliahan (pembayaran administrasi sebesar Rp 400 ribu), mengunggah KTP orang tua dan calon mahasiswa, mengunggah kartu keluarga (KK) dan akte kelahiran calon mahasiswa, mengunggah surat pernyataan mematuhi peraturan UAI, mengunggah surat pernyataan mahasiswa baru, mengunggah ijazah dan SKHUN serta menyerahkan hard copynya ke bagian PMB. Begitulah garis besar proses pendaftaran ulang. Detil proses dan teknik pendaftaran ulang bisa diberitahukan lebih lanjut jika kamu lulus tes masuk UAI.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Mindo Campus 2020


