8 Fakta Unik dan Menarik Tentang Kartu Prakerja

8 Fakta Unik dan Menarik Tentang Kartu Prakerja

Kartu Prakerja adalah bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya. Didesain sebagai sebuah produk, program ini dikemas sedemikian rupa agar memberikan nilai bagi pengguna sekaligus memberikan nilai bagi sektor swasta. Kartu Prakerja sendiri dipromosikan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada masa kampanye Pemilu Presiden Indonesia tahun 2019, bersama dengan KIP Kuliah dan Kartu sembako murah. Selain memberdayakan, kartu tersebut juga dinyatakan dapat menanggulangi kemiskinan. Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam tentang Program Kartu Prakerja, dalam artikel ini Scholars telah merangkum beberapa fakta tentang Program tersebut dari beberapa sumber terpercaya. Untuk info persiapan beasiswa lainnya, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Sasaran Penerima

Program Kartu Prakerja diberikan pemerintah tidak untuk menggaji pengangguran, melainkan sebagai bantuan dana untuk pelatihan agar kompetensi kerja meningkat. Kartu Prakerja pun tidak hanya untuk orang yang menganggur, melainkan juga untuk orang yang sudah bekerja, karyawan maupun korban PHK pun boleh mendaftar. Termasuk bagi freshgraduate yang membutuhkan peningkatan kompetensi keahlian untuk persiapan bekerja nantinya. Akan tetapi, prioritas penerima Kartu Prakerja sendiri adalah pengangguran/pekerja muda dan pelaku usaha mikro yang terdampak Covid-19.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Kartu Prakerja

Rincian Pembiayaan

Pembiayaan yang akan diperoleh penerima Kartu Prakerja tidak akan langsung diberikan dengan total nominal yang telah dijanjikan, namun pembiayaan akan diberikan bertahap 8 kali dalam bentuk:

  1. Biaya pelatihan senilai Rp 1 juta ( 1 kali)
  2. Insentif pasca pelatihan senilai Rp 600 ribu (4 kali)
  3. Insentif survei kebekerjaan senilai Rp 50 ribu (3 kali)

Sehingga total bantuan yang didapat penerima Kartu Prakerja adalah Rp 3.550.000

Baca juga: Kartu Prakerja: Keuntungan, Manfaat, Persyaratan dan Cara Daftar

Proses Pendaftaran

Proses pendaftaran Kartu Prakerja sendiri bisa dibilang tidak terlalu ribet. Jika digolongkan, terdapat 3 tahap untuk mendaftar kartu prakerja. Tahap tersebut adalah: Pertama, membuat akun di website resmi Kartu Prakerja dengan cara memasukkan email dan password, setelah itu kamu diharuskan untuk memverifikasi lewat email. Setelah berhasil verifikasi, kamu diharuskan untuk login ulang dan mengisi data diri beserta upload file.

Kedua, kamu harus mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar yang terdiri dari 18 soal yang memiliki waktu maksimal 25 menit. Kamu diperbolehkan menggunakan alat bantu seperti alat tulis selama tes berlangsung. Hasil tesmu akan langsung muncul sekitar 5 menit kemudian. Jika tidak muncul, kamu dapat mengklik tombol refresh.

Kemudian langkah ketiga, kamu harus bergabung pada gelombang pendaftaran yang telah disediakan di website, dan pilihlah gelombang yang sesuai dengan daerah domisilimu. Setelah itu akan ada notifikasi jika kamu lolos atau bisa mengikuti gelombang tersebut.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Mindo Campus 2020

Tes Online

Setelah mendaftar, tahap selanjutnya untuk mendapatkan kartu Pra Kerja adalah kamu harus melewati 2 jenis seleksi tes. Tes tersebut adalah: Tes Motivasi dan Tes Kemampuan Dasar. Waktu Tes Seleksinya sendiri berdurasi 25 menit dengan jumlah soal sebanyak 18 soal. Soal yang diujikan meliputi pengoperasian matematika, pengurutan instruksi dan pemahaman bacaan non sastra. Saat tes peserta diperbolehkan menggunakan alat bantu untuk menyelesaikan soal, seperti: kertas, pensil/pulpen. Setelah selesai mengerjakan soal hasil tes yang telah kamu kerjakan akan dievaluasi terlebih dahulu. Evaluasi ini akan memakan waktu sekitar 5 menit.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB

Kuota Pendaftar

Mulai tanggal 11 April 2020, kuota peserta program Kartu Pra Kerja yang disediakan oleh Pemerintah dibatasi hanya sekitar 164.000 orang per minggunya. Angka tersebut adalah langkah awal dari total target pemerintah yang akan memberikan kuota sebanyak 5,6 juta orang dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa IDCloudHost

Gelombang Pendaftaran

Sampai akhir tahun ini, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran yang dapat didaftar oleh seluruh warga negara Indonesia. Pendaftarannya sendiri dapat dilakukan setiap saat dan dimana saja. Pendaftaran pergelombang dibuka 24 jam dalam seminggu, jadi jika pada pagi, siang dan sore hari website pendaftaran susah untuk diakses, kamu tetap dapat mengaksesnya pada malam hari. Untuk gelombang pertama akan dibuka pendaftarannya sampai Kamis 16 April 2020, pukul 16.00 WIB. Pengumuman peserta yang lolos gelombang pertama akan diumumkan pada Jumat, 17 April 2020. Jika belum berhasil diterima sebagai peserta pada gelombang pertama, kamu dapat bergabung di gelombang selanjutnya.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa KAIST di Korea Selatan

Masa Berlaku

Perlu kamu ketahui jika bantuan Kartu Prakerja akan hangus apabila dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima bantuan, kamu belum menggunakan Kartu Prakerja untuk pelatihan yang pertama kali. Sementara itu, jika kamu telah melakukan pelatihan pertama, maka kamu akan bisa menggunakan sisa bantuan biaya pelatihan untuk membayar pelatihan lainnya hingga 31 Desember 2020.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa YBM BRI untuk Mahasiswa S1

Platform Mitra

Berdasarkan dari website resmi prakerja.go.id, ada 8 platform resmi yang menjadi mitra Program Kartu PraKerja. Tentunya kamu dapat mengambil pelatihan dari platform-platform tersebut dengan bantuan biaya dari Kartu Prakerja. 8 platform tersebut diantara lain adalah:

  1. Tokopedia
  2. Bukalapak
  3. Skill Academy
  4. Kemnaker
  5. Pintaria
  6. Pijar
  7. Sekolah.mu
  8. MauBelajarApa

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published.