Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag: MORA Overseas Student Mobility Awards untuk Mahasiswa S1 S2 dan S3 di Luar Negeri

Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag: MORA Overseas Student Mobility Awards untuk Mahasiswa S1 S2 dan S3 di Luar Negeri

Program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) merupakan salah satu program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kemenag dan LPDP. Masih dalam bagian Beasiswa Indonesia Bangkit, program ini merupakan beasiswa non-degree atau program tanpa gelar. Program beasiswa ini digelar sebagai implementasi Kurikulum Merdeka dalam bentuk program mobilitas fisik yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di perguruan tinggi luar negeri. Program ini berlangsung selama 1 semester dengan durasi maksimal 6 bulan. Jika kamu tertarik, yuk simak info selengkapnya di bawah ini. Untuk info beasiswa lain, click di sini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Cakupan Beasiswa

  1. Biaya kuliah
  2. Biaya transportasi
  3. Biaya visa
  4. Biaya asuransi
  5. Tunjangan hidup
  6. Tunjangan kedatangan

Baca juga: Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Subspesialis 2023 untuk Kuliah di Dalam Negeri

Persyaratan

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Indonesia dan tidak memiliki status kewarganegaraan ganda;
  2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif jenjang S1, S2, atau S3 pada Perguruan Tinggi Keagamaan di bawah binaan Kementerian Agama dan mahasiswa Non-PTK usulan institusi/organisasi sosial keagamaan yang berafiliasi dengan Kementerian Agama;
  3. Mahasiswa sarjana di semester 4/6 (S1) berusia maksimal 23 tahun atau mahasiswa magister di semester 2 (S2) berusia maksimal 25 tahun atau mahasiswa doktoral di semester 4 (S3) berusia maksimal 35 tahun; pada bulan Juli di tahun program berlangsung;
  4. Tidak pernah mengambil cuti semester selama studi;
  5. Tidak pernah berpartisipasi dalam kegiatan mobilitas internasional secara fisik termasuk Summer/Winter Program, Internship, Exchange, Credit Mobility, Sit-in, Dual/Double Degree, atau kegiatan lain pengganti credit lainnya selama berkuliah;
  6. Pendaftar diusulkan oleh Ketua Program Studi dan mendapat rekomendasi dari Dekan/Rektor atau Direktur Pendidikan Tinggi;
  7. Menandatangani Surat Pernyataan diri bebas narkoba dan zat adiktif lainnya;
  8. Menandatangani Surat Pernyataan diri perihal kekerasan seksual;
  9. Menandatangani Surat Pernyataan Komitmen dan Integritas di atas materai Rp10.000 (format terlampir) yang memuat pernyataan antara lain:
    • Tidak pernah melanggar aturan, norma, dan/atau hukum yang berlaku di Indonesia;
    • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama mengikuti Program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA);
    • Berkomitmen mengikuti rangkaian kegiatan dan mengikuti tata tertib dan peraturan Program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA);
  10. Memiliki sertifikat kompetensi bahasa Inggris, atau khusus bagi pendaftar dengan tujuan Arab Saudi dapat menggunakan TOAFL sebagai alternatif, dengan masa berlaku maksimal 2 (dua) tahun sejak diterbitkan dengan ketentuan skor sebagai berikut:
    • TOEFL ITP minimal 500
    • IELTS minimal 5,5
    • TOAFL minimal 550
  11. Untuk Perguruan Tinggi tujuan Negara ASEAN, disyaratkan dengan ketentuan skor sebagai berikut:
    • TOEFL ITP minimal 475
    • IELTS minimal 5,0
  12. Peserta dapat memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan mata kuliah yang tidak berkaitan dengan jurusan di Perguruan Tinggi Asal, namun sebagai pertimbangan Kementerian Agama dapat memberikan diskresi guna melancarkan penyelenggaraan kegiatan.

Baca juga: Beasiswa CERN Administrative Student Program untuk Mahasiswa S1 dan S2 di Swiss

Persyaratan Dokumen

  1. Biodata diri (diisi pada formulir pendaftaran online)
  2. Pas foto (diunggah pada formulir pendaftaran online)
  3. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
  4. Scan asli surat keterangan mahasiswa aktif
  5. Scan asli transkrip nilai dan Kartu Rencana Studi (KRS) dari semester 1 hingga semester saat ini
  6. Scan asli Sertifikat Kompetensi bahasa Inggris/Arab yang dipersyaratkan dan masih berlaku
  7. Scan asli Surat Pernyataan Komitmen dan Integritas    
  8. Scan asli Rekomendasi dari dekan/rektor
  9. Surat pernyataan perihal mobilitas
  10. Surat pernyataan bebas narkoba dan zat adiktif lainnya
  11. Surat pernyataan tidak pernah terlibat dalam kekerasan seksual

Baca juga: Beasiswa Provost Excellence Awards untuk Kuliah S1 di Nottingham University Malaysia

Prosedur Pendaftaran

  1. Mengakses laman pendaftaran dan membuat akun pendaftaran
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
  3. Memilih jenis beasiswa sesuai yang ingin didaftar, dalam hal ini Beasiswa Indonesia Bangkit kategori Beasiswa Non Degree MOSMA

Baca juga: Beasiswa LPDP Kerja Sama Metalurgi 2023 untuk Kuliah S2 Luar Negeri

Timeline Pendaftaran

  1. Pengumuman dan sosialisasi: 29 Mei – 25 Juni 2023
  2. Pendaftaran: 15 Juni – 05 Juli 2023
  3. Seleksi administrasi: 06 – 10 Juli 2023
  4. Wawancara: 13 – 14 Juli 2023
  5. Pengumuman: 15 Juli 2023
  6. Pembakalan: 07 Agustus 2023
  7. Pelaksanaan program: September – Desember 2023
  8. Monitoring evaluasi: September – Desember 2023

Baca juga: Beasiswa Program Bahasa Arab untuk Lulusan SMA Sederajat di Kuwait

Official Account

Official Website: https://beasiswa.kemenag.go.id/
Instagram: @kemenag_ri
Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, click di bawah ini:
Official Info || Pendaftaran

Leave a Reply

Your email address will not be published.