Cara Mendaftar dan Mendapatkan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)
Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) adalah beasiswa yang ditujukan kepada para santri yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1. Beasiswa PBSB didanai oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Program beasiswa ini tersedia untuk perkuliahan di dalam negeri dan luar negeri. Untuk luar negeri, para pendaftar bisa mendaftar di universitas-universitas di Maroko. Wah, keren kan. Santri tetap memiliki kesempatan untuk kuliah di luar negeri. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Kamu bisa mengikuti tata cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa PBSB sebagai berikut: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Memastikan Universitas Mitra dan Jurusan Prioritas
Langkah pertama yang harus diperhatikan sebelum memulai proses pendaftaran adalah memastikan universitas mitra dan jurusan prioritas beasiswa PBSB. Untuk tahun 2020, pihak beasiswa PBSB hanya menyediakan beasiswa di universitas-universitas beserta program studi berikut:
- Ma’had Aly As’adiyah Sengkang, Sulawesi Selatan untuk program studi Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir
- Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Jombang, Jawa Timur untuk program studi Takhassus Hadits dan Ilmu Hadits
- Ma’had Aly Kebon Jambu Cirebon, Jawa Barat untuk program studi Takhassus Fiqih dan Ushul Fiqih
- Ma’had Aly Salafiyah Syafi’iyah Situbondo, Jawa Timur untuk program studi Takhassus Fiqih dan Ushul Fiqih
- Universitas-Universitas Mitra Kemenag di Maroko untuk program studi Islamic Studies
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB
Mengisi Formulir Pendaftaran Online
Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran online. Formulir pendaftaran online dapat diakses di https://ditpdpontren.kemenag.go.id/pendaftaranpbsb/. Sebagai langkah awal, pendaftar harus login dengan username dan password. Username dan password bisa didapatkan di pesantren masing-masing. Pihak pesantren harus mendaftarkan santrinya terlebih dahulu untuk mendapatkan username dan password. Setelah mendapatkan username dan password, pendaftar bisa mulai mengisi formulir pendaftaran online Terdapat berbagai menu di formulir pendaftaran online, yaitu biodata pribadi, data keluarga, data pesantren, data madrasah, data rapor, pilihan jurusan, unggah persyaratan, data prestasi, rangkuman data, serta pengumuman.
Pada menu biodata pribadi, pendaftar harus mengisi nama lengkap, nomor registrasi, Nomor Induk Kependudukan (NIK), gender, tempat dan tanggal lahir, jumlah juz hafalan Al-Qur’an, keterangan buta warna, keterangan gangguan mental, keterangan penyakit yang pernah atau sedang diderita, golongan darah, berat badan, tinggi badan, nomor telpon atau HP yang bisa dihubungi, keterangan pernikahan (sudah atau belum), alamat lengkap (Provinsi, Kabupatan, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan). Pendaftar juga harus mengupload foto setengah badan dan surat rekomendasi. Setelah itu, klik tombol selanjutnya.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa IDCloudHost
Selanjutnya, menu data keluarga. Pada menu ini, pendaftar harus mengisi data kedua orang tua, baik ayah maupun ibu. Pendaftar harus mengisi nama ayah dan ibu, keterangan apakah orang tua pendaftar masih hidup atau sudah meninggal, usia ayah dan ibu, pendidikan terakhir ayah dan ibu, pekerjaan ayah dan ibu, penghasilan ayah dan ibu perbulan, dan nomor telpon atau HP ayah dan ibu. Selain itu, pendaftar juga harus mengisi jumlah saudara, alamat lengkap orang tua (Provinsi, Kabupatan, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan). Jika sudah terisi semua, klik tombol selanjutnya.
Menu ketiga adalah data pesantren. Menu ini tidak perlu diisi karena sudah diisi oleh pihak pesantren masing-masing saat mendaftarkan santrinya. Menu selanjutnya adalah data madrasah. Beberapa bagian di menu data madrasah sudah terisi, Sehingga para pendaftar hanya perlu melengkapi data-data yang kosong, seperti nama kepala madrasah, status sekolah (negeri atau swasta), tahun lulus, dan nomor telpon madrasah. Klik tombol selanjutnya.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa YBM BRI untuk Mahasiswa S1
Menu kelima adalah data rapor. Pada menu ini, pendaftar harus mengisi jenis kurikulum yang berlaku di madrasahnya (Kurikulum 2013, Kurikulum 2006, atau lainnya). Setelah itu, pendaftar harus mengisi nilai rapornya dari semester 1 sampai semester 6. Pendaftar harus benar-benar teliti, jangan sampai menuliskan angka yang salah. Jika pendaftar belum memiliki nilai semester 6 pada saat mengisi formulir pendaftaran online, pendaftar bisa mengisinya dengan angka 0. Pendaftar juga harus mengisi data rankingnya. Pendaftar yang ranking 1 sampai 10, bisa menuliskan angkanya (1 sampai 10). Sedangkan, bagi pendaftar yang tidak mendapatkan ranking 1 sampai 10, bisa menuliskan angka 0. Klik tombol selanjutnya.
Menu selanjutnya adalah pilihan jurusan. Pada menu ini, pendaftar harus memilih universitas tujuan serta 2 jurusan pilihan. Pendaftar bisa memilih berdasarkan universitas-universitas mitra dan jurusan yang tersedia seperti yang disebutkan di atas. Selanjutnya, pendaftar harus mengisi menu unggah persyaratan. Setiap universitas menetapkan persyaratan yang berbeda. Sebagai contoh universitas di Maroko menetapkan persyaratan ijazah dan hafalan minimal 10 juz. Sedangkan, di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menetapkan persyaratan untuk membuat video berdurasi 5 menit membaca kitab kuning dan Bulughul Marom. Klik tombol selanjutnya.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa SAE untuk Kuliah D3 dan D4
Menu data prestasi bersifat optional (boleh diisi atau tidak). Pendaftar yang ingin mengisi menu data prestasi bisa menambahkan kategori prestasinya, nama prestasi, level, tahun, penyelenggara, keterangan, dan upload sertifikatnya dalam format file pdf. Setelah mengisi semua menu pada formulir pendaftaran online, kamu bisa mengeceknya di menu rangkuman data. Pastikan untuk mengecek beberapa kali untuk menghindari kesalahan-kesalahan pengetikan. Setelah itu klik finalisasi data. Setelah mengklik tombol finalisasi data, data-data di formulir pendaftaran online sudah tidak bisa dirubah atau diperbaiki lagi.
Setelah menyelesaikan pengisian formulir pendaftaran online, pendaftar hanya perlu menunggu pengumuman. Pengumuman pendaftar yang berhasil lolos seleksi administrasi bisa diakses di akun pendaftaran masing-masing pendaftar. Pengumuman lolos seleksi administrasi akan diumumkan pada tanggal 03 Juni 2020.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Cargill Global Scholar
Wawancara Online
Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, pendaftar harus mengikuti tahapan seleksi selanjutnya yaitu tes wawancara. Tes wawancara dilakukan secara online pada tanggal 16-17 Juni 2020. Pendaftar dapat menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meetings yang berbasis Android, iOS, dan OC saat proses wawancara berlangsung. Pendaftar harus memastikan kelancaran koneksi jaringan internetnya saat wawancara berlangsung. Saat wawancara, pendaftar akan dites wawasan tentang pesantren dan seluk-beluk dunia santri, tes membaca dan memahami kitab kuning, tes tahfidz 100 Bait Nazham Alfiyah Ibn Malik, serta tes tahfidz Al-Qur’an. Pendaftar universitas-universitas dalam negeri akan dites hafalan minimal 1 juz. Sedangkan, pendaftar untuk universitas di Maroko akan dites untuk hafalan 10 juz.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Telkom di Universitas Telkom
Pengumuman
Setelah menyelesaikan seleksi wawancara, pendaftar hanya perlu menunggu pengumuman akhir. Pengumuman akan disampaikan pada tanggal 23 Juni 2020. Pengumuman bisa dilihat di email masing-masing pendaftar atau melalui website resmi pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa DataPrint


