Beasiswa Unggulan: TOEFL vs IELTS Mana yang Lebih Worth it Untuk Daftar Beasiswa Unggulan
Beasiswa Unggulan (BU) merupakan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang ditujukan untuk mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi. Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa baru, mahasiswa aktif, guru, pelaku budaya, hingga masyarakat umum yang memiliki rekam jejak prestasi atau kontribusi nyata di bidangnya.
Salah satu hal menarik dari Beasiswa Unggulan adalah sifatnya yang inklusif. Program ini tidak membatasi hanya pada pencapaian akademik seperti cumlaude saja. Selama pelamar memenuhi IPK minimal dan mampu menunjukkan potensi atau prestasi, baik akademik maupun non-akademik, peluang untuk diterima tetap terbuka lebar. Hal ini menjadikan BU sebagai salah satu beasiswa yang paling fleksibel dan ramah bagi banyak kalangan.
Dari segi manfaat, Beasiswa Unggulan memberikan dukungan yang cukup lengkap, mulai dari pembiayaan penuh untuk pendidikan, tunjangan hidup bulanan, hingga biaya buku dan penunjang akademik lainnya. Selain itu, beasiswa ini dapat digunakan di perguruan tinggi negeri maupun swasta yang telah terakreditasi, sehingga memberikan keleluasaan bagi penerima untuk memilih institusi pendidikan terbaik sesuai minat dan tujuan mereka. Proses seleksinya pun dilakukan secara nasional dan transparan, tanpa ikatan dinas yang kaku, namun tetap mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Salah satu persyaratan penting dalam mendaftar Beasiswa Unggulan adalah menyertakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku, baik berupa TOEFL ITP, TOEFL iBT, maupun IELTS. Meskipun ketiganya diterima, pemilihan jenis tes ini tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan, rencana jangka panjang, serta kesiapan masing-masing pelamar.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Berikut merupakan beberapa keunggulan jika kamu menggunakan IELTS dan TOEFL dalam Beasiswa Unggulan.
TOEFL
- Biaya tes lebih terjangkau – Kamu bisa mulai dari Rp500.000-an, cocok untuk pelamar dari berbagai latar belakang ekonomi.
- Tes lebih mudah diakses – Bisa ikut dari UPT Bahasa kampus atau lembaga resmi lokal, tanpa harus ke kota besar.
- Sudah cukup untuk syarat Beasiswa Unggulan – Kamu nggak perlu IELTS kalau belum ada rencana luar negeri.
- Cocok untuk yang baru mulai belajar bahasa Inggris – TOEFL ITP lebih ringan karena tidak menguji speaking dan writing.
- Mendukung keunggulan Beasiswa Unggulan yang inklusif – TOEFL memberi peluang besar buat siapa pun, termasuk mahasiswa non-cumlaude, guru, atau masyarakat umum yang berprestasi.
IELTS
- Skor berlaku internasional – Bisa digunakan untuk daftar kampus luar negeri, beasiswa LPDP, exchange, atau kerja di perusahaan global.
- Menguji semua kemampuan bahasa – Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Membuktikan kamu benar-benar siap menghadapi tantangan studi lanjut.
- Lebih unggul dalam kompetisi – Punya skor IELTS menunjukkan bahwa kamu bukan hanya “memenuhi syarat”, tapi siap secara global.
- Memperluas peluang setelah Beasiswa Unggulan – Setelah lulus, kamu bisa lanjut S2 luar negeri tanpa harus tes ulang.
- Selaras dengan misi Beasiswa Unggulan – Program ini ingin membentuk SDM unggul dan berdaya saing internasional. Punya IELTS menunjukkan kamu siap mengemban misi itu.
Baca juga: Beasiswa Unggulan: 7 Strategi Efektif Untuk Lolos Beasiswa Unggulan 2025
Dua-duanya Worth It apalagi kalo persiapannya sama Scholars


