Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Adaro untuk Mahasiswa S1 Dalam Negeri
Apakah kmau sudah familiar dengan beasiswa Adaro? Beasiswa ini diberikan oleh Adaro Foundation yang bekerjasama dengan Yayasan Pelayanan Kasih AA Rahmat (YPKAAR). Bagi kamu yang memerlukan dana tambahan, beasiswa Adaro bisa menjadi pilihan yang tepat. Karena beasiswa Adaro memberikan biaya per bulan sebesar Rp. 750 ribu untuk kandidatnya. Kandidat yang dicari merupakan mahasiswa jenjang D3 serta D4, dan S1 on going minimal semester 3 jurusan teknik, mipa, pertanian, perikanan, kehutanan, dan kedokteran . Untuk mendaftar, kamu harus memiliki IPK minimal 3.00 untuk jenjang S1 dan D4, serta IPK 2.85 untuk jenjang D3. Setelah terdaftar pun, kamu harus mempertahankan IPK untuk melanjutkan pembiyaan beasiswa di tahun berikutnya. Nah, beasiswa ini membuka pendaftaran hingga 8 Juni lo. Kamu bisa mulai mempersiapkan persyaratan yang diperlukan dari sekarang. Tapi, sebelum itu, ada baiknya jika kamu menyimak artikel kali ini. Karena artikel ini akan membahas bagaimana cara mendaftar serta mendapatkan beasiswa Adaro. Untuk info beasiswa lain, silahkan click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Memperhatikan Persyaratan
Pertama-tama, kamu harus memastikan apakah kamu mahasiswa dari jurusan yang termasuk dalam persyaratan beasiswa Adaro. Seperti yang disebutkan sebelumnya, beasiswa Adaro menerima mahasiswa dari jurusan teknik, mipa, pertanian, perikanan, kehutanan, dan kerdokteran, serta program politeknik (D3). Jika kamu bukan mahasiswa jurusan tersebut, maka kamu tidak dapat mengikuti program beasiswa ini. Selanjutnya, kamu bisa mulai beralih untuk memperhatikan persyaratan dokumen.
Persyaratan dokumen beasiswa Adaro terbilang cukup mudah. Jika kamu telah menjadi kandidat penerima beasiswa tahun lalu, maka kamu cukup hanya mengirimkan transkrip nilai terbaru untuk memperpanjang beasiswa. Bagi kamu yang baru ingin mendaftar, kamu bisa mengumpulkan formulir permohonan beasiswa, berkas transkrip nilai, dan slip gaji orang tua atau keterangan pendpatan orang tua dari lurah atau desa. Simple bukan? Transkrip nilai tentu sudah kamu dapatkan di akhir semester. Silahkan menyalin transkrip nilai tersebut dan minta untuk dilegalisir. Sedangkan slip gaji orang tua, dapat kamu tanyakan kepada orang tuamu. Bagi orang tua yang tidak memiliki slip gaji, misalnya mereka yang berprofesi sebagai wirausahawan atau pedagang, maka kamu bisa meminta surat keterangan pendapatan orang tua ke kelurahan atau desa. Pihak Adaro tidak menyediakan format tertentu untuk surat ini. Jadi kamu dapat menanyakan langsung ke kantor lurah atau desa masing-masing.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Cendekia Baznas
Mengisi Formulir Permohonan Beasiswa
Formulis beasiswa Adaro berisi pertanyaan perihal data kandidat termasuk data orang tua kandidat. Formulir ini berjumlah dua lembar. Halaman pertama berisi pertanyaan terkait data kamu beserta kegiatan kampus atau luar kampus yang pernah kamu ikuti. Di halama kedua kamu akan diminta menyebutkan bentuk prestasi yang pernah kamu raih. Selain itu, kamu juga harus mengisi data terkait orang tuamu dan sodara kandung jika ada. Formulir ini harus diserahkan bersamaan dengan lampiran yang diminta. Lampiran tersebut antara lain sertifikat kegiatan maupun prestasi kamu, surat keterangan pengurus organisasi, slip gaji orang tua, surat keterangan tidak menerima beasiswa lain, serta keterangan IPK dan SKS yang sudah kamu raih. Surat-surat seperti surat keterangan pengurus organisasi, surat penghasilan orang tua, dan surat tidak menerima beasiswa lain bisa kamu kumpulkan mulai sekarang.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa AAS di Australia
Memastikan Deadline
Tidak seperti kebanyakan beasiswa, pendaftaran beasiswa Adaro dilakukan melalui universitas masing-masing. Artinya pihak universitas lah yang akan menyerahkan seluruh berkas pendaftaran ke pihak Adaro. Nantinya semua berkas kandidat akan dikirimkan oleh pihak universitas secara kolektif selambat-lambatnya tanggal 8 Juni. Kemungkinan besar universitas kamu akan menetapkan tanggal sebelum tanggal 8 Juni untuk mengumpulkan berkas ke pihak universitas. Maka dari itu, lebih baik bagi kamu memastikan langsung ke bagaian universitas yang memberikan layanan pendaftaran beasiswa.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa KGSP di Korea Selatan Jalur Embassy
Menghindari Deadline
Menghindari deadline merupakan hal yang harus selalu kamu genggam ketika mendaftar sebuah beasiswa. Maksud dari menghindari deadline adalah kamu lebih baik mempersiapkan segala persyaratan pada jauh-jauh hari dan melakukan pendaftaran pada hari terakhir. Dengan menghindari deadline, kamu menjadi lebih rileks dan tidak tergesa-gesa. Sehingga kamu terhindar dari kesalahan selama mempersiapkan persyaratan. Selain itu, hal ini juga menunjukkan kesiapan dan keseriusan kamu dalam mengikuti program beasiswa yang kamu daftarkan.
Baca juga: Tips & Tricks Pendaftaran Beasiswa KGSP
Pengumuman
Setelah selesai melakukan pendaftaran, kamu tinggal menunggu pengumuman. Tidak ada keterangan waktu pasti tentang kapan keputusan penerima beasiswa Adaro diumumkan. Namun pengumuman kandidat penerima beasiswa Adaro diberitahukan melalui universitas masing-masing. Jadi kamu hanya perlu memastikan di web universitas. Nah, setelah itu kamu bisa mengirim keterangan tanda terima ke sekertariat Yayasan Pelayanan Kasih AA Rahmat (YPKAAR). Jika tidak mengirimkan tanda terima, kamu tidak bisa untuk mendaftar beasiswa adaro di kesempatan berikutnya. Nah, formulir tanda terima ini telah disediakan di universitas masing-masing. Untuk keterangan lebih lanjut, kamu dapat bertanya langsung ke bagian yang melayani pendaftaran beasiswa.
Baca juga: Tips Menulis Essay Beasiswa KGSP


