Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Bank Indonesia
Halo semuanya, perkenalkan nama saya Indarka Putra Pratama. Saya berasal dari Wonogiri dan merupakan lulusan S1 Hukum Keluarga Islam di IAIN Surakarta. Di artikel ini, saya akan membagikan pengalaman saya mendapatkan beasiswa Bank Indonesia. Saya harap, melalui artikel ini kalian bisa termotivasi dan terdorong untuk mendapatkan beasiswa yang kalian cita-citakan baik itu beasiswa Bi maupun beasiswa lainnya. Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Beasiswa Bank Indonesia adalah beasiswa yang diberikan oleh Bank Indonesia bagi para mahasiswa jenjang S1 di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta yang minimal telah menempuh 40 SKS. Melalui beasiswa ini, BI akan memberikan bantuan untuk biaya pendidikan, biaya penunjang akademik, dan juga biaya hidup bagi. Para penerima beasiswa ini akan tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI).
Pada dasarnya, setiap universitas mitra beasiswa BI memiliki kebijakan masing-masing dalam proses seleksi beasiswa. Oleh karena itu, kalian harus tetap berpatokan pada informasi resmi dari kampus masing-masing. Proses pendaftaran dan seleksi yang saya ikuti di IAIN Surakarta terbagi dalam dua tahapan seleksi, yaitu seleksi administrasi dan wawancara.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa PPA
Seleksi Administrasi
Dalam seleksi administrasi, saya mengumpulkan berbagai persyaratan-persyaratan yang sudah ditentukan. Hal yang perlu diperhatikan dalam tahap administrasi adalah persyaratan teknisnya (terlampir). Kelengkapan berkas sangat penting dan menjadi penentu lolos atau tidaknya ke tahapan seleksi selanjutnya. Kalian juga harus teliti, karena ini merupakan tahap awal penyaringan pendaftar beasiswa.
Jangan lupa perhatikan timeline pendaftarannya, jadi jangan sampai terlambat. Dalam seleksi administrasi ini, siapkan sebaik mungkin berkas-berkas utama dan pendukung. Berkas pendukung itu seperti sertifikat dan piagam. Meskipun ada standar minimal indeks prestasi bagi pendaftar, tetapi bagi yang memiliki indeks prestasi tinggi, peluangnya lebih tinggi. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan yang IPK-nya standar tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan beasiswa.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Astra
Wawancara
Ini merupakan tahap kedua sekaligus terakhir yang saya ikuti. Kalian akan diwawancarai oleh orang-orang BI langsung, bisa pimpinan, bisa manajer, dan staf-staf lainnya. Sebaiknya kalian mencari tahu hal-hal yang berkaitan dengan BI. Mulai dari informasi seputar bank, sejarah BI, tugas dan fungsi BI, kebijakan-kebijakannya, dan hal-hal terkait lainnya.
Meskipun teman-teman bukan berasal dari jurusan ekonomi, setidaknya hal tersebut harus tetap dipelajari. Jangan sampai tidak tahu apa-apa ketika ditanya. Selain itu, biasanya juga ditanya terkait informasi personal, seperti asal dari mana, pekerjaan keluarga. Selain itu, biasanya juga ditanya terkait informasi personal, seperti asal dari mana, keluarga pekerjaan apa, bahkan, saya dulu ditanya jumlah uang saku perminggunya.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa DataPrint
Setiap pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara usahakan jawab setenang mungkin dengan mantap dan tentunya dengan jujur. Jangan sampai dibuat-buat dan tergesa-gesa, gunakan bahasa yang baik dan benar. Jangan melebih-lebihkan sesuatu, termasuk diri sendiri. Jika ada kesempatan, paparkan mengenai kelebihan yang kita miliki, tentunya tanpa terlihat angkuh. Intinya, jadilah apa adanya, tetapi tetap berkualitas. Selain itu, saya juga ditanya tentang pengalaman kegiatan sosial yang pernah diikuti. Jadi, jika teman-teman memiliki pengalaman sosial, sampaikan saja apa adanya.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Mahaghora
Tips dan Trick
Ada beberapa tips dan trick dari saya yang bisa kalian coba terapkan untuk mendapatkan beasiswa bank Indonesia, yaitu:
- Teliti dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.
- Jika saat ini belum bisa mendaftar (misalnya karena belum mencapai 40 SKS), kalian bisa mulai mempersiapkan indeks prestasi semaksimal mungkin untuk pembukaan beasiswa di tahun selanjutnya.
- Siapkan sertifikat-sertifikat atau piagam, mulai dari keikutsertaan kegiatan sosial, penghargaan, prestasi, atau keikutsertaan dalam sebuah organisasi, karena itu juga dapat menjadi pertimbangan lebih.
- Komitmen penuh untuk aktif dalam komunitas beasiswa (GenBI) ke depannya.
- Saat wawancara jangan gugup. Santai saja, tetapi tetap menguasai materi.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa ETOS ID


