Beasiswa LPDP Cari Orang yang mau berkontribusi
Kesempatan buat nunjukin kamulah orangnya di 16 pertanyaan ini
dan tips menjawabnya
LPDP bukan hanya mencari kandidat pintar, tapi juga mereka yang punya visi besar untuk Indonesia.
Ada 16 pertanyaan kunci yang sering muncul di wawancara dan jadi ajang pembuktian apakah kamu benar-benar orang yang mereka cari.
Di sini, kamu bakal menemukan tips menjawabnya dengan tepat, elegan, dan meyakinkan supaya pewawancara percaya bahwa kamulah calon penerima beasiswa yang layak.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Pertanyaan 1
Mengapa Anda memilih program studi ini? Apa yang membuat program ini menarik bagi Anda?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode STAR+R (Situation – Task – Action – Result + Relevance)
- Kamu bisa memulai untuk menjawab pertanyaan ini dengan menjelaskan konteks mengapa kamu tertarik dengan bidang atau program studi tersebut.
- Kemudian kaitkan dengan masalah atau kebutuhan yang ada di Indonesia.
- Setelah itu, ceritakan alasan spesifik kenapa memilih program di universitas itu misalnya kurikulumnya, dosen atau peneliti ternama, reputasi, atau fasilitas penelitian.
- Jelaskan hasil yang ingin kamu capai setelah lulus misalnya keahlian, riset, atau inovasi apa yang bisa dihasilkan.
- Tutup jawaban dengan kontribusi nyata untuk Indonesia.
Contoh Jawaban
“Saya memilih program Master of Public Policy karena latar belakang saya sebagai analis di bidang kebijakan energi membuat saya sering berhadapan dengan tantangan transisi energi di Indonesia. Program ini memiliki fokus khusus pada sustainable policy dengan kurikulum yang menekankan analisis berbasis data serta dibimbing oleh profesor yang berpengalaman dalam merancang kebijakan energi di negara berkembang. Dengan bekal tersebut, saya ingin berkontribusi pada perumusan kebijakan transisi energi di Indonesia agar lebih inklusif, efisien, dan berkelanjutan.”
Pertanyaan 2
Bagaimana program S2 ini akan membantu Anda mencapai tujuan karir jangka panjang?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3C Framework (Career – Competence – Contribution)
- Sampaikan tujuan karir jangka panjang mu. Kamu bisa menjelaskan posisi, peran, atau bidang yang ingin kamu tekuni.
- Jelaskan kemampuan, ilmu, dan jaringan apa yang akan kamu dapat dari program S2 yang ingin kamu ambil. Kamu bisa fokus ke hal spesifik seperti kurikulum, riset, dosen, atau akses ke praktisi.
- Tunjukkan bagaimana ilmu dari program S2 kamu ambil bisa diterapkan langsung untuk masalah nyata di Indonesia.
Contoh Jawaban
“Tujuan karier jangka panjang saya adalah menjadi konsultan kebijakan publik yang fokus pada transisi energi di Indonesia. Untuk mencapainya, saya membutuhkan keahlian dalam analisis kebijakan berbasis data dan pemahaman mendalam tentang praktik terbaik di tingkat global. Program S2 ini menawarkan kurikulum khusus di bidang Sustainable Energy Policy serta kesempatan melakukan riset dengan profesor yang berpengalaman dalam kebijakan energi di Asia. Dengan bekal tersebut, saya yakin dapat berkontribusi dalam mempercepat adopsi energi terbarukan di Indonesia, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mencapai bauran energi 23% pada 2025.”
Pertanyaan 3
Apa yang memotivasi Anda untuk melanjutkan studi ke jenjang S2?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode L Framework (Learning – Leverage – Legacy)
- Tunjukkan ada gap knowledge atau skill yang perlu diisi untuk karier dan kontribusimu.
- Jelaskan bahwa S2 bisa menjadi batu loncatan untuk level karier berikutnya.
- Hubungkan motivasi dengan kontribusi nyata, sesuai misi LPDP.
Contoh Jawaban
“Motivasi saya melanjutkan studi S2 adalah karena saya ingin memperdalam kemampuan analisis kebijakan publik, khususnya di bidang energi. Selama bekerja, saya sering melihat bahwa keputusan besar diambil tanpa data yang kuat. Melalui program S2 ini, saya bisa mempelajari metode analisis yang lebih komprehensif sekaligus membangun jejaring internasional. Dengan bekal tersebut, saya berharap dapat berkontribusi dalam menyusun kebijakan energi terbarukan di Indonesia agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.”
Pertanyaaan 4
Keterampilan apa yang Anda miliki yang akan membantu Anda sukses dalam program S2?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3P Framework (Personal – Professional – People Skills)
- Sebutkan dan jelaskan keterampilan akademik dan manajemen diri. Tunjukkan bahwa kamu siap menghadapi tuntutan akademik S2.
- Selain itu, kamu bisa menyebutkan keterampilan teknis dan bidang keahlian yang sesuai dengan jurusanmu. Kaitkan dengan bagaimana skill ini relevan untuk mendukung studi.
- Pada bagian ini, kamu juga bisa menyampaikan keterampilan sosial dan kolaborasi yang kamu miliki. Ini penting karena S2 sering melibatkan kerja kelompok & diskusi internasional.
Contoh Jawaban
“Saya memiliki tiga keterampilan utama yang akan sangat membantu dalam program S2. Pertama, kemampuan critical thinking dan menulis akademik yang saya kembangkan sejak menulis publikasi di jurnal nasional, sehingga saya siap menghadapi tugas riset dan paper. Kedua, keterampilan analisis data dengan Python dan Stata yang relevan untuk mendukung penelitian saya di bidang kebijakan publik. Ketiga, kemampuan komunikasi dan kolaborasi lintas budaya yang saya asah selama mengikuti konferensi internasional, yang akan memudahkan saya bekerja sama dengan mahasiswa dan dosen dari berbagai negara.”
Pertanyaan 5
Apakah Anda memiliki koneksi atau peluang untuk berkolaborasi dengan profesional di negara tersebut?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3S (Show – Specify – Strategy)
- Jika kamu sudah mempunyai koneksi, sebutkan koneksimu misalnya profesor, riset bersama, atau organisasi profesional. Kalau belum ada jawab jujur, tapi tunjukkan kamu tahu siapa atau apa yang bisa jadi partner di sana.
- Jelaskan peluang kolaborasi lain sesuai bidang studi yang bisa kamu dapatkan misalnya riset, laboratorium, lembaga riset, NGO, startup, atau instansi pemerintah di negara tersebut. Ingat untuk tetap membuat jawaban yang konkret, bukan abstrak.
- Jelaskan langkah yang akan kamu ambil untuk memperluas jejaring mu atau kamu bisa menjelaskan bagaimana jejaring yang kamu miliki bisa bermanfaat ketika kamu berkontribusi di Indonesia.
Contoh Jawaban 1
“Sejauh ini, saya sudah berkomunikasi dengan salah satu profesor di universitas tujuan yang meneliti kebijakan energi terbarukan, dan beliau terbuka untuk membimbing riset saya. Selain itu, di negara tersebut terdapat lembaga riset energi yang banyak bekerja sama dengan negara berkembang, termasuk Asia Tenggara. Dengan jaringan tersebut, saya melihat peluang untuk riset kolaboratif yang bisa saya bawa kembali ke Indonesia.”
Contoh Jawaban 2 (jika belum punya koneksi langsung)
“Saat ini saya belum memiliki koneksi langsung dengan profesional di negara tujuan, tetapi saya sudah memetakan peluang kolaborasi. Misalnya, di universitas tersebut ada Center for Sustainable Development yang aktif bekerja sama dengan peneliti dari Asia. Saya berencana aktif mengikuti seminar dan konferensi internasional yang rutin mereka adakan, sehingga bisa membangun jejaring akademik sekaligus membuka peluang riset bersama.”
Baca juga: Wawancara LPDP: 15 Pertanyaan Wawancara LPDP yang Bikin Kamu Speechless Di Tengah Ruangan
Pertanyaan 6
Apa rencana Anda dalam memilih mata kuliah yang mendukung tujuan riset dan karir Anda?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3A (Align – Apply – Aspire)
- Sebutkan bidang riset atau karir yang menjadi fokusmu. Jelaskan bahwa kamu akan memilih mata kuliah yang relevan dengan itu.
- Setelah itu, kamu bisa menyebutkan 2–3 mata kuliah spesifik dari program tujuan (bisa pakai nama umum jika belum hafal detail dan sebutkan sesuai dengan bahasa negara tujuanmu). Jelaskan bagaimana mata kuliah itu akan membekali skill atau teori yang dibutuhkan.
- Tunjukkan bagaimana pilihan mata kuliah itu strategis untuk mendukung karir dan kontribusi mu untuk masa depan.
Contoh Jawaban
“Dalam memilih mata kuliah, saya akan fokus pada yang relevan dengan riset dan tujuan karier saya di bidang kebijakan energi. Misalnya, saya berencana mengambil mata kuliah Sustainable Energy Policy dan Quantitative Policy Analysis, karena keduanya akan memperkuat kemampuan saya dalam menganalisis data sekaligus merancang kebijakan berbasis bukti. Dengan bekal tersebut, saya bisa meneliti kebijakan transisi energi dan setelah kembali ke Indonesia, berkontribusi pada penyusunan regulasi energi terbarukan yang lebih efektif.”
Pertanyaan 7
Bagaimana program ini akan mendukung kebutuhan akademik Anda dalam mencapai tujuan jangka panjang?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3R (Relevance – Resources – Roadmap)
- Jelaskan gap akademik yang perlu kamu isi untuk mendukung tujuan jangka panjang.
- Sebutkan hal spesifik yang ada di program yang kamu ambil. Misalny kurikulum, mata kuliah, profesor, fasilitas, atau jejaring akademik.
- Hubungkan bagaimana ilmu dan skill dari program ini menjadi langkah strategis menuju karier dan kontribusimu untuk Indonesia.
Contoh Jawaban
“Tujuan jangka panjang saya adalah menjadi peneliti kebijakan publik di bidang energi. Untuk itu, saya perlu memperkuat kemampuan analisis kuantitatif dan pemahaman mendalam tentang praktik kebijakan internasional. Program ini mendukung kebutuhan akademik saya karena menawarkan mata kuliah Quantitative Policy Analysis serta Sustainable Energy Policy, dan dibimbing oleh profesor yang aktif meneliti isu transisi energi di negara berkembang. Dengan bekal tersebut, saya yakin dapat mengembangkan riset yang relevan untuk mempercepat transisi energi di Indonesia sekaligus mendukung target bauran energi nasional.”
Pertanyaan 8
Apa tujuan karir jangka panjang Anda setelah menyelesaikan program S2?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3C Framework (Career – Capability – Contribution)
- Sebutkan dengan spesifik peran atau posisi atau profesi yang ingin dicapai. Hindari jawaban umum seperti “ingin jadi orang sukses” atau “ingin kerja di luar negeri.”
- Jelaskan skill atau pengetahuan apa yang akan kamu peroleh dari S2 untuk mendukung karier itu. Tunjukkan bahwa kamu realistis dan sudah memikirkan roadmap-nya.
- Yang terakhir, hubungkan tujuan kariermu dengan kontribusi nyata ke bangsa atau masyarakat. Jangan hanya mementingkan jenjang karir untuk dirimu sendiri.
Contoh Jawaban
“Tujuan jangka panjang saya adalah menjadi akademisi sekaligus praktisi di bidang pendidikan. Program S2 akan membekali saya dengan pengetahuan riset terbaru dan pendekatan inovatif dalam pengajaran. Dengan itu, saya berencana mengembangkan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan abad 21 serta membangun pusat pelatihan guru. Harapannya, kontribusi saya bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah-daerah.”
Pertanyaan 9
Bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang Anda peroleh dari studi S2 ini akan mendukung tujuan karir Anda?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3L (Learning – Linking – Leveraging)
- Sebutkan ilmu atau skill spesifik dari program S2 seperti teori, metodologi, riset, teknologi, soft skills.
- Jelaskan bagaimana ilmu itu sesuai dengan tuntutan profesi atau posisi atau karier jangka panjangmu.
- Tunjukkan bagaimana bekal tersebut akan kamu gunakan untuk membangun karier dan memberi manfaat pada Indonesia.
Contoh Jawaban
“Melalui studi S2, saya akan memperoleh pengetahuan mendalam tentang public policy analysis serta keterampilan kuantitatif dalam mengolah data kebijakan. Kemampuan ini sangat penting untuk mendukung tujuan karier saya sebagai analis kebijakan di sektor energi. Dengan bekal tersebut, saya bisa merancang rekomendasi kebijakan berbasis bukti yang lebih akurat. Ke depannya, saya ingin memanfaatkan keahlian ini untuk membantu pemerintah Indonesia mempercepat transisi energi dan memastikan kebijakan yang dibuat lebih efektif serta inklusif.”
Pertanyaan 10
Apa kontribusi yang ingin Anda berikan pada sektor atau industri setelah lulus dari program S2?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3I (Issue – Impact – Implementation)
- Kamu bisa memulai dengan menyebutkan masalah nyata yang terjadi di sektor atau industri yang kamu pilih.
- Selanjutnya, kam bisa menjelaskan perubahan atau manfaat apa yang ingin kamu ciptakan.
- Kaitkan jawabanmu di poin 1 dan 2 dengan skill dan ilmu yang kamu dapat dari studi.
Contoh Jawaban
“Kontribusi yang ingin saya berikan adalah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam hal kurikulum dan metode pengajaran. Saya melihat masih ada kesenjangan antara kurikulum nasional dengan kebutuhan keterampilan abad 21. Dengan pengetahuan yang saya peroleh dari S2 di bidang pendidikan, saya ingin mengembangkan kurikulum berbasis riset dan melatih guru agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Dengan begitu, kualitas SDM Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan global.”
Baca juga: Wawancara LPDP: Ini 6 Modal Utama Biar Kamu Gak Zonk Saat Wawancara Beasiswa LPDP
Pertanyaan 11
Di mana Anda melihat diri Anda dalam 5 hingga 10 tahun setelah menyelesaikan studi S2?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3V (Vision – Value – Visibility)
- Jelaskan posisi atau peran yang realistis untuk dicapai 5–10 tahun setelah lulus.
- Tunjukkan bahwa bekal ilmu dan jejaring dari S2 bisa membuatmu mencapai posisi tersebut.
- Kaitkan posisi atau karir mu dengan kontribusi langsung pada pembangunan Indonesia.
Contoh Jawaban
“5–10 tahun ke depan, saya membayangkan diri saya sebagai dosen dan peneliti yang sudah aktif menghasilkan publikasi internasional sekaligus membangun pusat pelatihan guru. Bekal dari S2 akan memperkuat kompetensi saya dalam riset dan inovasi kurikulum. Dengan posisi tersebut, saya dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas guru dan pendidikan dasar di Indonesia, sehingga generasi muda kita lebih siap menghadapi persaingan global.”
Pertanyaan 12
Mengapa Anda tertarik untuk bekerja di lembaga atau instansi tertentu setelah lulus?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3R (Relevance – Role – Result)
- Kamu bisa menjelaskan bahwa lembaga tersebut bergerak di bidang yang sejalan dengan ilmu yang kamu pelajari.
Jelaskan secara spesifik posisi atau kontribusi yang ingin kamu lakukan.
Tunjukkan dampak yang bisa kamu berikan kepada lembaga dan Indonesia.
Contoh Jawaban
“Saya ingin bekerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi karena lembaga ini berada di garda depan dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional. Setelah S2 di bidang pendidikan, saya ingin berkontribusi dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan guru. Dengan peran tersebut, saya berharap bisa membantu meningkatkan kompetensi guru di daerah-daerah, sehingga kualitas pendidikan di Indonesia lebih merata.”
Pertanyaan 13
Bagaimana Anda melihat diri Anda berkontribusi pada misi lembaga tersebut?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode 3C (Connect – Contribute – Create Impact)
Tunjukkan kamu tidak hanya bergabung ke lembaga tersebut tetapi kamu memahami misi utama lembaga tersebut.
Sebutkan keahlian atau bidang yang kamu pelajari dan bagaimana bisa langsung mendukung misi itu.
Gambarkan perubahan atau manfaat yang lebih besar.
Contoh Jawaban
“Saya melihat diri saya bisa berkontribusi pada misi Kementerian ESDM dalam mewujudkan kemandirian energi nasional. Dengan ilmu dari S2 Renewable Energy Management, saya dapat berperan dalam perencanaan proyek energi bersih dan mendorong adopsi teknologi terbarukan. Harapannya, kontribusi ini bisa membantu pemerintah mempercepat target bauran energi terbarukan nasional.”
Pertanyaan 14
Bagaimana program studi S2 Anda akan mendukung peran Anda di lembaga atau instansi yang Anda tuju?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode LIR (Link – Implement – Result)
Jelaskan bidang studi S2 mu dan tunjukkan relevansinya dengan mandat lembaga.
Uraikan keterampilan, teori, atau pengetahuan apa yang bisa langsung diterapkan.
Tunjukkan kontribusi yang bisa memperkuat misi lembaga.
Contoh Jawaban
“Program S2 di bidang Educational Leadership akan sangat relevan dengan peran saya di Kemendikbudristek. Studi ini membekali saya dengan keterampilan manajemen pendidikan, evaluasi kurikulum, dan strategi peningkatan kapasitas guru. Dengan itu, saya dapat berkontribusi dalam merancang program pelatihan guru di daerah 3T, mendukung misi Kemendikbudristek untuk pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia.”
Pertanyaan 15
Bagaimana pengalaman Anda dalam proyek-proyek sebelumnya dapat memberi dampak lebih besar dalam pembangunan masyarakat?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode STAR+I (Situation – Task – Action – Result + Impact)
- Ceritakan secara singkat proyek yang pernah kamu ikuti.
- Jelaskan apa tanggung jawabmu di proyek itu.
- Nyatakan tindakan spesifik yang kamu ambil untuk menjalankan peranmu.
- Sampaikan pencapaian yang bisa diukur dalam proyek-proyek yang kamu ikuti.
- Kaitkan bagaimana studi S2 akan memperbesar atau memperluas dampak itu untuk pembangunan masyarakat.
Contoh Jawaban
“Sebagai bagian dari tim riset gizi masyarakat, saya pernah melakukan program intervensi makanan tambahan untuk balita di wilayah Y. Peran saya adalah mengumpulkan data lapangan dan menyusun rekomendasi berbasis temuan. Program ini berhasil menurunkan angka stunting sebesar 10% dalam 6 bulan. Dengan S2 di bidang Public Health, saya berharap bisa mengembangkan model intervensi gizi yang dapat diterapkan secara lebih sistematis oleh pemerintah daerah, sehingga memberi dampak lebih besar pada pembangunan kesehatan masyarakat.”
Baca juga: 10 Pertanyaan Wawancara beasiswa LPDP paling tak terduga dan Strategi Elegan untuk Menjawabnya
Pertanyaan 16
Bagaimana Anda merencanakan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan Anda dalam jangka pendek, menengah, dan panjang?
Untuk menjawab pertanyaan ini kamu bisa menggunakan metode SMP (Short – Medium – Long Term Plan)
- Short Term (0–2 tahun setelah lulus): Fokus pada penerapan langsung ilmu atau keterampilan. Bisa berupa kerja di instansi, riset lanjutan, atau proyek kecil.
- Medium Term (3–5 tahun): Fokus pada pengembangan kapasitas dan dampak lebih luas. Bisa berupa memimpin program, advokasi kebijakan, memperluas jejaring internasional, atau menginisiasi inisiatif baru.
- Long Term (5–10 tahun): Fokus pada kontribusi besar dan berkelanjutan untuk Indonesia. Bisa berupa kepemimpinan, posisi strategis di pemerintahan/industri, membangun lembaga, atau penelitian jangka panjang.
Contoh Jawaban (Bidang Energi)
- Jangka Pendek (0–2 tahun): Saya akan bergabung di Kementerian ESDM sebagai analis kebijakan transisi energi, menerapkan langsung ilmu dari S2 Renewable Energy Policy.
- Jangka Menengah (3–5 tahun): Menginisiasi program kolaborasi pemerintah-swasta untuk mempercepat adopsi teknologi energi bersih di daerah terpencil.
- Jangka Panjang (5–10 tahun): Memimpin unit strategis di kementerian atau lembaga riset energi untuk membantu Indonesia mencapai target net-zero emission 2060.
Baca juga: Rahasia Menjawab 10 Killer Questions di Wawancara Beasiswa LPDP
Pewawancara LPDP sebenarnya nggak hanya ingin tahu jawabanmu benar atau salah, tapi lebih melihat seberapa kuat kontribusi yang bisa kamu tawarkan untuk Indonesia.
Nah, di balik itu ada 16 pertanyaan kunci yang sering jadi pintu ujiannya.
Kalau cuma dibaca, biasanya masih bingung jawabnya. Tapi kalau sudah latihan lewat MOCK UP WAWANCARA BEASISWA LPDP di Scholars, kamu bisa langsung nemuin gaya jawaban terbaik versi dirimSiap hadapi pertanyaan wawancara LPDP tentang kontribusi lainnya?
DM “Wawancara LPDP” to keep the slot


