6 Fakta Unik dan Menarik Beasiswa DAAD
Beasiswa DAAD kembali membuka kesempatan beasiswa untuk kuliah S2 dan S3 di Jerman. Beasiswa DAAD merupakan salah satu beasiswa yang sangat ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa internasional. Salah satu penyebabnya adalah beasiswa DAAD merupakan beasiswa fully funded atau beasiswa penuh. Sebelum memulai proses pendaftaran, yuk ketahui dulu 6 fakta unik dan menarik beasiswa DAAD berikut ini: Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Persyaratan Beasiswa DAAD Cukup Mudah
Beasiswa DAAD tidak menetapkan persyaratan yang sulit, hanya beberapa persyaratan sederhana yang bisa dipenuhi dengan mudah oleh para pendaftar. Secara umum, persyaratan beasiswa DAAD adalah lulus S1 (bagi pendaftar S2), lulus S2 (bagi pendaftar S3), dan memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun. Persyaratan-persyaratan ini tidak terlalu memberatkan bagi para pendaftar. Bagi pendaftar yang belum memiliki pengalaman kerja selama 2 tahun, pendaftar bisa menunggu dan mulai mempersiapkan diri untuk pendaftaran di tahun berikutnya.
Selain persyaratan umum tersebut, pihak beasiswa DAAD menetapkan persyaratan dokumen yang cukup mudah bagi para pendaftarannya. Persyaratan dokumen beasiswa DAAD meliputi formulir pendaftaran, CV, motivation letter, surat rekomendasi dan pernyataan dari atasan pendaftar, ijazah dan transkrip nilai, serta sertifikat kemampuan Bahasa Inggris. Dokumen-dokumen ini merupakan dokumen-dokumen standar yang biasanya sudah dimiliki oleh para calon pendaftar. Sehingga, para pendaftar hanya perlu memantapkan dokumen-dokumen pendaftarannya.
Baca juga: Beasiswa DAAD untuk Kuliah S2 S3 di Jerman
Pilihan Program Studi yang Beragam
Pilihan program studi yang disediakan oleh beasiswa DAAD sangat beragam. Mulai dari program-program studi untuk bidang ekonomi, bisnis, politik, teknik, matematika, pertanian, kehutanan, sains, kesehatan, sosial, pendidikan, hukum, media, serta desain perkotaan. Pendaftar beasiswa DAAD dapat memilih maksimal 3 program studi prioritasnya. Daftar lengkap program studi prioritas beasiswa DAAD dapat dilihat disini.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa DAAD di Jerman
Universitas Terbaik
Universitas-universitas mitra beasiswa DAAD merupakan universitas-universitas terbaik di Jerman. Para mahasiswa yang berhasil mendapatkan beasiswa DAAD tidak perlu khawatir lagi dengan sistem pendidikan ataupun kualitas universitasnya. Universitas-universitas mitra beasiswa DAAD sangat unggul dalam bidang akademik, riset, dan teknologi. Sehingga, proses perkuliahan dapat terjamin dengan baik. Selain itu, pihak beasiswa DAAD tentunya sangat selektif dalam menentukan universitas-universitas mitranya. Pihak beasiswa DAAD hanya memilih universitas-universitas terbaik dan handal dalam bidang keilmuan prioritas beasiswa DAAD. Daftar universitas mitra beasiswa DAAD dapat dilihat disini.
Baca juga: 8 Fakta Unik dan Menarik Tentang Kartu Prakerja
Proses Pendaftaran
Pihak beasiswa DAAD tidak menerima dokumen-dokumen pendaftaran yang dikirimkan langsung ke pihak beasiswa DAAD. Pihak beasiswa DAAD hanya menerima rekomendasi dari pihak universitas. Sehingga, pendaftar hanya perlu mengirimkan dokumen-dokumen pendaftarannya ke program studi di universitas tujuannya. Pihak universitas kemudian akan merekomendasikan pendaftar yang layak mendapatkan beasiswa DAAD. Pendaftar akan dihubungi oleh pihak beasiswa DAAD untuk informasi lebih lanjut mengenai tahapan seleksi selanjutnya.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Korporat di Universitas Al Azhar Indonesia
Durasi Perkuliahan
Durasi perkuliahan di setiap program studi berbeda-beda. Hal ini tentu menjadi hal yang bisa dipertimbangkan oleh pendaftar. Jika pendaftar ingin cepat lulus, pendaftar bisa memilih program-program studi dengan durasi pendidikan 1 tahun atau 1 tahun setengah. Sebaliknya, jika pendaftar ingin lebih memperdalam bidang keilmuannya, pendaftar bisa memilih program-program studi dengan durasi pendidikan 2 tahun atau bahkan 3 tahun. Program-program studi di bidang kesehatan, ekonomi, dan hukum relatif lebih singkat, durasi pendidikan program-program studi tersebut dapat diselesaikan dalam kurun waktu 1 sampai 1 tahun setengah. Sedangkan, untuk program-program studi di bidang teknik, sains, dan bisnis memerlukan waktu sekitar 2 tahun. Program perkuliahan S3 atau PhD membutuhkan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 3 tahun.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Kartu Prakerja
Tunjangan Tambahan
Selain biaya tiket pesawat, biaya kuliah, tunjangan bulanan, asuransi kesehatan, serta subsidi perumahan, pihak beasiswa DAAD memberikan tunjangan tambahan kepada penerima beasiswanya. Penerima beasiswa yang mendapatkan tunjangan tambahan adalah mahasiswa yang ditemani anggota keluarganya. Oleh karena itu, para mahasiswa yang membawa keluarganya (seperti anak atau pasangannya) tidak lagi perlu mengkhawatirkan biaya tambahan untuk keluarganya. Para mahasiswa bisa tetap berfokus menyelesaikan pendidikannya.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)


