Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Cendikia Baznas

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Cendikia Baznas

Halo, pejuang beasiswa! Beasiswa Cendikia BAZNAS membuka pendaftaran nih! Beasiswa ini diberikan kepada kamu mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Baznas sendiri  merupakan badan amil zakat yang menampung seluruh zakat atau amal masyarakat berskala nasional. Baznas juga bertugas menyalurkan dana tersebut ke mesyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Sebagai lembaga amal nasional, BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan sosial ekonomi, namun juga bantuan biaya pendidikan atau beasiswa.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Beasiswa yang ditawarkan oleh BAZNAS terbagi menjadi tiga golongan, yaitu: studentspreneur muda, teladan muda, dan aktivis muda. Namun ketiga ketegori tersebut tetap mengutamakan mahasiswa kurang mampu. Kandidat beasiswa BAZNAS akan mendapat bantuan SPP/UKT, bantuan biaya hidup per bulan, pembinaan oleh mentor daerah, dan pembinaan bersama BAZNAS. Nah, cukup menarik bukan? Beasiswa Cendikia masih membuka pendaftaran hingga 8 Mei 2020, lo. Bagi kamu yang berminat mendaftar, tidak ada salahnya untuk menyimak artikel kali ini. Karena disini akan dibahas lebih lanjut, cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa BAZNAS. Untuk info beasiswa lain, silahkan click disini.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Kartu Prakerja

Memperhatikan Jalur Pendaftaran

Seperti yang kamu ketahui, beasiswa BAZNAS memiliki tiga jalur pendaftaran. Jalur tersebut adalah jalur studentpreneur muda, aktivis muda, dan teladan muda. Ketiga jalur ini memiliki sasaran masing-masing serta persyaratan berbeda. Selain itu, setiap jalur juga memiliki universitas mitra tersendiri. Bagi kamu yang belum tahu, beasiswa jalur studentprenuer adalah beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu namun memiliki semangat kewirausahaan. Bahkan jalur ini mencari kandidat yang tengah menjalankan usaha mereka sendiri dan memiliki rencana bisnis. Bagi kamu mahasiswa yang sekaligus sedang berwirausaha, maka kamu bisa mendaftar jalur ini.

Jalur aktivis muda adalah untuk mahasiswa yang aktif di organisasi dan aktivitas sosial di masyarakat. Tidak semua anggota organisasi bisa mendaftar. Untuk jalur aktivis, mahasiswa yang pernah menjadi narasumber di forum kampus maupun luar kampus lah yang dicari. Mahasiswa seperti itu tentu bukan dari anggota biasa. Namun, dari mahasiswa aktivis yang aktif memimpin. Terakhir adalah jalur teladan. Jalur yang satu ini ditujukan bagi mahasiswa di fakultas tertentu. Yaitu mahasiswa dari bidang ilmu zakat, psikologi, komputer, komunikasi, dan semua jurusan di fakultas pendidikan dan keguruan. Jika kamu adalah salah satu mahasiswa fakultas tersebut, kamu bisa mengikuti jalur teladan. Tapi, kamu juga harus memenuhi syarat dimana kandidat jalur teladan harus sudah berpartisipasi pada kompetisi, setidaknya dalam level kampus. Nah, itulah jalur-jalur di beasiswa BAZNAS. Silahkan perhatikan ketentuan dan karakteristiknya. Lalu pilihlah jalur yang paling cocok buat kamu.

Baca juga: 8 Fakta Unik dan Menarik Tentang Kartu Prakerja

Memperhatikan Universitas Mitra

Beasiswa Cendikia BAZNAS memiliki 82 universitas mitra. Hanya mahasiswa dari universitas mitra tersebut yang dapat mendaftar sebagai kandidat beasiswa BAZNAS. Universitas mitra tersebut dibagi menjadi 3 bagian bedasarkan jalur beasiswa. Jika kamu telah memilih jalur beasiswa, maka langkah selanjutnya adalah melihat universitas mitra. Apakah universitasmu mendukung untuk menjadi kandidat jalur beasiswa BAZNAS pilihanmu. Jika tidak, maka kamu tidak memenuhi persyaratan untuk mendaftar. Jalur beasiswa dan universitas mitra adalah dua hal pertama yang harus kamu perhatikan sebelum lanjut proses pendaftaran beasiswa BAZNAS.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Unggulan

Mempersiapkan Persyaratan Dokumen

Jika sudah memasuki tahap ini, maka bisa dibilang kamu telah memenuhi kriteria kendidat beasiswa cendikia BAZNAS. Maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan persyaratan dokumen. Untuk memenuhi persyaratan ini, pertama-tama kamu bisa mendownload file ‘Form Checklist dan Formulir Pendaftaran’. Ada dua hal pertama yang harus kamu garis bawahi pada formulir tersebut, yaitu surat rekomendasi tokoh masyarakat dan surat keterangan tidak mampu dari pengurus mesjid. Format surat-surat ini telah dicantumkan dalam formulir pendaftaran. Jadi kamu tidak perlu bingung mencari tahu bagai mana penulisannya.

Tokoh masyarakat bisa merupakan kepala desa kamu. Untuk surat keterangan dari pengurus mesjid, kamu cukup meminta dua orang pengurus untuk mengisi informasi singkat tentang mereka. Selanjutnya, kamu bisa mempersiapkan dokumen lain seperti scan atau foto KTP, KK, transkrip nilai dan lain-lain. kamu juga harus menyertakan foto rumah pada bagian depan. Selain itu, kamu harus mempersiapkan salinan slip gaji orang tua/walimu jika ada.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa LPDP

Mengisi Formulir Pendaftaran

Di form checklist yang telah kamu download juga terdapat formulir pendaftaran. Formulir pendaftaran berisi beberapa pertanyaan tentang kamu dan kondisi ekonomi kamu. Disini kamu harus mengisi biodata diri berserta prestasi yang telah kamu raih. Lalu biodata orang tua atau ayah dan ibumu. Jika kamu seorang yatim piatu, juga ada formulir biodata untuk wali. Selain itu, terdapat pendataan terkait biaya listrik hingga air yang kamu keluarkan per bulannya. Harta yang kamu miliki juga harus dicantumkan. Pendataan ini dilakukan untuk dapat menilai siapa yang paling berhak menerima beasiswa cendikia BAZNAS. Maka dari itu kamu harus menjawab setiap pertanyaa dengan jujur dan apa adanya. Seluruh dokumen harap discan dan dijadikan satu lalu disimpan dengan format PDF. File dapat diberi nama ‘nama Pendaftar_Dokumen Persyaratan BCB 2020’. File asli lebih baik disimpan.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Korporat di Universitas Al Azhar Indonesia

Melakukan Pendaftaran Online

Setelah mengumpulkan dokumen persyaratan, maka kamu bisa melakukan pendaftaran online. Kamu bisa mendaftar jika kamu sudah memiliki semua persyaratan dokumen. Karena sebelum melanjutkan proses pendaftaran, kamu harus mengunggah seluruh persyaratan dokumen. Pendaftaran online dibuka hingga 8 Mei 2020. Lebih baik kamu melakukan pendaftaran sesegera mungkin setelah kamu mengumpulkan semua persyaratan dokumen.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Mindo Campus 2020

Mengikuti Seleksi Berkas

Di tahap ini, hanya kandidat yang dianggap paling memenuhi kriteria yang akan lolos. Tahap ini tidak hanya menilai prestasi namun juga kondisi mahasiswa. Walaupun begitu, prestasi akan berperan sangat penting. Terutama prestasi terkait jalur beasiswa yang kamu pilih. Kandidat terpilih akan diumumkan melalui email. Pengumuman diadakan pada tanggal 20 Mei 2020. Jadi jangan lupa selalu pantau emailmu.

Baca juga: Pengalaman Mendaftar Lolos dan Kuliah di PKN STAN

Mengikuti Seleksi Wawancara

Seleksi wawancara akan dilakukan oleh tim universitas kamu. Kejelasan mengenai tempat seleksi wawancara memang belum ada. Tapi mungkin hal ini akan diberitahukan kepada kandidat yang lolos seleksi berkas melalui email. Pada tahap ini, latihan akan sangat membantu. Saat wawancara sebaiknya kamu tida merasa gugup. Tunjukkan bahwa kamu percaya diri dan yakin akan jawabanmu. Maka dari itu, disarankan untuk latihan wawancara sesering dan senyata mungkin agar saat hari H kamu merasa lebih siap. Seleksi wawancara akan diadakan mulai tanggal 1 hingga 10 Juni 2020.

Baca juga: Pengalaman Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Djarum Plus dari Beswan Djarum

Pengumuman

Setelah mengikuti seleksi wawancara, kamu tinggal menunggu hasil pengumuman final. Kandidat penerima beasiswa cendikia BAZNAS diumukan lima hari setelah hari terakhir wawancara, yaitu tanggal 15 Juni 2020. Jika kamu layak menerima beasiswa ini dan diterima, maka pihak penyeleksi akan menghubungi kamu.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Utusan Daerah S1 di IPB

Leave a Reply

Your email address will not be published.