Ini Action Plan dari Sekarang Sampe Lolos Jadi Awardee dan Formula Nulis Esai Versi Penerima Beasiswa Chevening

Ini Action Plan dari Sekarang Sampe Lolos Jadi Awardee dan Formula Nulis Esai Versi Penerima Beasiswa Chevening

Mau daftar Beasiswa Chevening tapi masih bingung mulai dari mana?Jangan khawatir! 

Di sini ada Action Plan lengkap dari sekarang sampai kamu berhasil jadi awardee Chevening, plus formula menulis esai langsung dari penerima beasiswa Chevening sebelumnya. Dengan panduan ini, kamu bisa tahu langkah apa saja yang harus dipersiapkan sejak dini, kesalahan apa yang harus dihindari, sampai trik menulis esai yang bisa bikin aplikasimu stand out di mata panitia.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Berikut action plan persiapan Beasiswa Chevening dari sekarang sampai lolos wawancara biar persiapan mu terarah dan gak mepet:

Step 1: Riset dan Persiapan Dokumen 

  • Cek syarat resmi di website Beasiswa Chevening (deadline, persyaratan dokumen dan persyaratan umum)
  • Buat daftar persyaratan dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, ijazah, transkrip nilai, sertifikat pendukung, LoA, Surat Rekomendasi dan pastikan semua filenya sesuai dengan persyaratan beasiswa Chevening 
  • Pastikan kamu mempunyai pengalaman kerja minimal 2 tahun  (2.800 jam),bisa kerja formal, freelance, organisasi, NGO, volunteer.
  • Pilih 3 kampus di UK dan pastikan kamu masuk daftar eligible universities tersebut 
  • Persiapan IELTS di Scholars, Beasiswa Chevening memang tidak mensyaratkan IELTS tapi kamu butuh IELTS untuk mendaftar universitas di UK yang biasanya mensyaratkan IELTS minimal 6.5
  • Mulai kumpulkan sertifikat organisasi/kompetensi untuk memperkuat CV

Step 2: Membuat Esai dan CV

  • Pelajari panduan esai beasiswa chevening. Beasiswa Chevening minta 4 esai utama yaitu:
  • Leadership & Influence → pengalaman memimpin & memberi pengaruh
  • Networking → bagaimana kamu membangun jejaring profesional
  • Studying in the UK → alasan memilih UK & 3 kampus pilihan
  • Career Plan → rencana kontribusi setelah kembali ke negara asalmu
  • Buat brainstorming poin-poin esai kemudian lanjut untuk menulis draft esainya. Pastikan esai jelas, personal, dan impact-driven. Selain itu, pastikan juga konsistensi ceritanya (pengalaman kerja → studi di UK → kontribusi di negara asal).
  • Selanjutnya, perbaiki CV mu agar ringkas, terstruktur dan sesuai dengan standar beasiswa chevening 
  • Biar persiapan mu lebih simple, join mentoring beasiswa di Scholars. Kamu bakalan dibimbing langsung oleh penerima beasiswa chevening 

Step 3: Finalisasi dan Pendaftaran 

  • Cek semua dokumen pastikan format dan ukuran file sesuai dengan yang diminta di form pendaftaran Beasiswa Chevening 
  • Setelah persyaratan dokumen sudah final kamu bisa daftar di portal resmi Chevening
  • Upload semua dokumen yang diminta 
  • Isi detail pengalaman kerja dengan rinci
  • Submit Pendaftaran beasiswa chevening sebelum deadline 
  • Simpan bukti pendaftaran dan catat timeline wawancara 

Selanjutnya hal yang harus kamu lakukan setelah mendaftar yaitu persiapan untuk menghadapi seleksi wawancara. Hal yang bisa kamu lakukan:

Persiapan sebelum seleksi wawancara 

  • Kenali format seleksi wawancara Beasiswa Chevening 
  • Wawancara dilakukan di Kedubes UK (atau online jika kondisi khusus).
  • Durasi ± 30 menit.
  • Pewawancara = perwakilan British Embassy & Chevening Alumni.
  • Pelajari potensi pertanyaan wawancara: 
  • Ceritakan tentang diri & leadership journey
  • Pengalaman membangun networking professional
  • Alasan memilih UK & kampus target.
  • Career plan → kontribusi untuk negara asal 
  • Bagaimana memanfaatkan alumni Chevening Network.
  • Latihan simulasi wawancara (bisa rekam diri)
  • Siapkan jawaban yang jujur, terstruktur, dan sesuai esai
  • Tetap update email untuk jadwal wawancara
  • Latihan public speaking agar lebih percaya diri
  • Tidur cukup dan rileks sehari sebelum wawancara

Yang harus dilakukan pada saat seleksi wawancara

  • Sapa pewawancara dengan sopan, senyum, dan percaya diri
  • Jawab dengan jelas, sesuai esai, tidak bertele-tele
  • Tunjukkan motivasi kuat dan kontribusi untuk negara asalmu
  • Tutup wawancara dengan ucapan terima kasih

Yang harus dilakukan setelah seleksi wawancara

  • Jika lolos, segera lengkapi syarat kampus (unconditional offer & IELTS).
  • Siapkan visa, keberangkatan, dan networking dengan awardee Chevening.

Baca juga: Ketentuan Surat Rekomendasi Beasiswa Chevening

Sebelum ngebahas tips nulis esai beasiswa chevening per paragraf, kenalan dulu sama 4 metode penulisan esai beasiswa ini, biar tulisanmu terstruktur

1️⃣ PAWS (untuk cerita pengalaman)

Problem: masalah/situasi yang kamu hadapi.

Action: langkah spesifik yang kamu lakukan.

What you learn: apa yang kamu pelajari.

Success: hasil/kesuksesan yang kamu capai.

✨ Contoh alur singkat:

Saat menjadi ketua panitia, saya menghadapi masalah anggota tim tidak disiplin (P). Saya membuat sistem reminder dan pembagian tugas lebih detail (A). Saya belajar pentingnya komunikasi terbuka (W). Acara sukses dengan 500 peserta hadir (S).

2️⃣ STAR (umum digunakan saat menjawab pertanyaan esai & interview)

Situation: jelaskan situasi latar belakang.

Task: tugas tanggung jawabmu.

Action: tindakan spesifik yang kamu lakukan.

Result: hasil yang dicapai.

✨ Contoh singkat:

Saat kuliah, saya menjadi koordinator kegiatan sosial (S). Tugas saya mengelola 30 relawan (T). Saya membuat sistem koordinasi via grup WhatsApp dan mentoring mingguan (A). Hasilnya, 200 anak desa mendapatkan akses belajar ( R).

3️⃣ REDS (untuk menonjolkan kepribadian dalam esai)

Responsibility: tanggung jawab yang kamu pegang.

Effort: usaha yang kamu lakukan.

Difficulty: kesulitan yang dihadapi.

Success: keberhasilan yang diraih.

✨ Contoh singkat:

Saya bertanggung jawab dalam mengajar anak-anak marginal (R). Saya mempersiapkan modul belajar dan relawan (E). Tantangannya adalah keterbatasan waktu relawan (D). Akhirnya kami bisa konsisten mengajar selama 6 bulan (S).

4️⃣ SMART (untuk menulis tujuan studi & rencana masa depan)

Specific: tujuan spesifik (misal ingin riset bidang renewable energy).

Measurable: terukur (misal ingin publikasi 2 jurnal).

Achievable: realistis dan dapat dicapai.

Relevant: relevan dengan latar belakang dan rencana masa depan.

Time-bound: memiliki batas waktu (misal target dalam 3 tahun setelah lulus).

✨ Contoh singkat:

Saya ingin mengembangkan riset bioenergi di Indonesia (S), dengan target publikasi 2 jurnal internasional (M). Saya memiliki latar belakang teknik kimia dan riset biomassa (A, R), serta menargetkan riset ini selesai dalam 3 tahun setelah lulus (T).

Baca juga: Beasiswa Chevening: List 35 Kampus Terbaik di Inggris untuk Tujuan Beasiswa Chevening

Tips menulis 4 esai utama Beasiswa Chevening per paragraf

  1. Esai Leadership & Influence
  • Paragraf 1 (Pembuka):
  • Perkenalkan pemahamanmu tentang leadership (bukan hanya posisi, tapi pengaruh/impact)
  • Kaitkan dengan nilai pribadimu
  • Paragraf 2–3 (Contoh Konkret):
  • Ceritakan 1–2 pengalaman memimpin (organisasi, kerja, volunteer).
  • Gunakan STAR method (Situation, Task, Action, Result).
  • Tunjukkan hasil nyata misalnya angka, perubahan, atau dampak sosial
  • Paragraf 4 (Refleksi & Relevansi):
  • Apa yang kamu pelajari dari pengalaman itu?
  • Bagaimana keterampilan leadership ini akan membantumu selama kuliah di UK?
  • Paragraf 5 (Penutup):
  • Tegaskan bahwa kamu adalah calon pemimpin dengan sustainable impact bagi negara asal mu
  1. Esai Networking
  • Paragraf 1 (Pembuka):
  • Jelaskan pemahamanmu tentang networking seperti membangun hubungan yang saling memberi nilai
  • Paragraf 2–3 (Contoh Nyata):
  • Ceritakan pengalaman membangun jaringan (proyek lintas instansi, komunitas, kolaborasi internasional)
  • Jelaskan bagaimana networking itu menghasilkan dampak nyata (contoh: kerja sama proyek, publikasi, program sosial)
  • Paragraf 4 (Kaitkan dengan UK):
  • Bagaimana kamu akan memanfaatkan Chevening Alumni Network & UK networks 
  • Misalnya untuk kolaborasi riset, kerja sama institusi, atau policy advocacy
  • Paragraf 5 (Penutup):
  • Tegaskan bahwa networking bagimu adalah alat membangun kontribusi besar, bukan sekadar koneksi pribadi
  1. Esai Studying in the UK
  • Paragraf 1 (Pembuka):
  • Ceritakan alasan kenapa UK menjadi pilihan utama (misalnya: sistem pendidikan, global influence, research excellence)
  • Paragraf 2–3 (Alasan Pilihan 3 Kampus):
  • Jelaskan alasan memilih tiap kampus (program studi, dosen ahli, fasilitas riset, relevansi dengan karier)
  • Jangan asal sebut ranking tapi fokus ke keunikan kampus & program
  • Paragraf 4 (Hubungkan dengan Karier):
  • Tunjukkan bagaimana program studi UK mendukung rencana kariermu.
  • Paragraf 5 (Penutup):
  • Tegaskan bahwa UK & kampus pilihanmu adalah tempat terbaik untuk mempersiapkan kontribusimu untuk negara asalmu.
  1. Esai Career Plan
  • Paragraf 1 (Pembuka):
  • Ceritakan visi jangka panjang (5–10 tahun ke depan) → posisi yang ingin dicapai, bidang spesifik, dampak bagi bangsa.
  • Paragraf 2–3 (Rencana Konkret):
  • Jelaskan langkah karier jangka pendek (setelah lulus 2–3 tahun).
  • Lanjutkan dengan karier jangka menengah (5 tahun) dan jangka panjang (10 tahun).
  • Sertakan action plan: organisasi/instansi target, bidang kebijakan, program sosial, atau sektor industri.
  • Paragraf 4 (Kaitkan dengan UK & Chevening):
  • Tunjukkan bagaimana studi di UK & networking Chevening mendukung karier tersebut.
  • Paragraf 5 (Penutup):
  • Akhiri dengan penegasan seperti kamu berkomitmen kembali ke negara asalmu & berkontribusi nyata.

Baca juga: Beasiswa Chevening:30++ tips nulis esai ala awardee beasiswa chevening bikin esai outstanding

Mau jadi salah satu awardee beasiswa chevening? Scholars punya rahasianya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.