Pahami Ini Sebelum Mendaftar Beasiswa MEXT untuk Kuliah S1 S2 dan S3 ke Jepang
Beasiswa MEXT adalah program beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah Jepang kepada para mahasiswa internasional, termasuk untuk mahasiswa asal Indonesia. Beasiswa ini terdiri dari jenjang S1, S2, serta S3. Nah, bagi kamu yang berkeinginan untuk kuliah di Jepang dengan bantuan beasiswa dari pemerintah Jepang ini, maka segeralah persiapkan dirimu. Namun, sebelum itu ada beberapa hal yang harus kamu pahami seputar pendaftaran beasiswa MEXT. Yuk, baca artikel di bawah ini agar kamu tahu apa saja yang harus kamu perhatikan sebelum mendaftar. Untuk persiapan beasiswa lain, click di sini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Letter of Acceptance
Letter of Acceptance atau LoA merupakan dokumen yang menyatakan bahwa kamu telah diterima di universitas tujuan. Nah, dalam pendaftaran beasiswa MEXT, memiliki LoA bukanlah suatu keharusan. Artinya, kamu bisa tetap mendaftar beasiswa MEXT meskipun belum memiliki LoA. Memiliki LoA juga tak akan mempengaruhi peluangmu untuk mendapatkan beasiswa. Jadi, memiliki LoA atau tidak, peluang tiap pendaftar tetaplah sama dalam proses penyeleksian beasiswa MEXT.
Baca juga: Penjelasan Persyaratan Dokumen Beasiswa MEXT S1
Pemilihan Jurusan
Pemilihan jurusan juga harus sangat diperhatikan dalam pendaftaran. Beberapa pendaftar biasanya ingin memilih jurusan yang berbeda dari jurusan di jenjang pendidikan sebelumnya. Sebagai contoh, di jenjang S1 pendaftar kuliah jurusan teknik, namun di jenjang S2 pendaftar berencana mendaftar untuk jurusan seni. Pendaftar hanya dibolehkan memilih jurusan di rumpun ilmu yang sama dengan jurusan di jenjang pendidikan sebelumnya. Misalnya, di jenjang S1 pendaftar kuliah di jurusan Bahasa Jepang dan untuk jenjang S2 akan memilih jurusan linguistik atau bidang-bidang terkait lainnya.
Namun, terdapat pengecualian untuk lintas jurusan. Artinya, kamu bisa memilih jurusan yang berbeda dari jenjang pendidikan sebelumnya dengan ketentuan saat ini kamu sedang memiliki pekerjaan di bidang yang sama dengan jurusan yang akan kamu ambil. Sebagai contoh, di jenjang S1 kamu kuliah di jurusan S1 Teknik Kimia, lalu saat ini sedang bekerja di bidang desain grafis karena memiliki skill yang mumpuni di bidang tersebut, maka kamu diperbolehkan untuk mengambil perkuliahan di bidang desain grafik untuk S2.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa MEXT untuk Kuliah S1 di Jepang
Status Kelulusan
Untuk mendaftar beasiswa MEXT, kamu juga perlu memperhatikan status kelulusan. Beberapa pendaftar mempertanyakan, bolehkah pendaftar yang masih berstatus sebagai mahasiswa ongoing untuk mendaftar? Sayangnya tidak diperbolehkan. Beasiswa ini hanya bisa didaftar oleh pendaftar yang sudah lulus sidang skripsi bagi mahasiswa S1 atau sidang tesis bagi mahasiswa S2. Artinya, selama kamu masih melakukan proses belajar mengajar di kelas dan belum menyelesaikan sidang tugas akhir, kamu belum bisa mendaftar beasiswa ini.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa MEXT di Jepang
Program Beasiswa
Terdapat beberapa program beasiswa yang ditawarkan oleh beasiswa MEXT, yaitu beasiswa Gakubu, Kosen, dan Senshu untuk jenjang S1 serta Research Student untuk jenjang S2 dan S3. Nah, dari beberapa program beasiswa ini, kamu hanya boleh mendaftar satu program. Jika kamu beranggapan dengan mendaftar beberapa program sekaligus akan meningkatkan peluangmu untuk mendapat beasiswa, maka kamu salah besar. Kamu justru akan langsung didiskualifikasi oleh pihak beasiswa MEXT jika mendaftar di lebih dari satu program beasiswa. Jadi, pastikan jika kamu hanya mendaftar salah satunya.
Baca juga: Penjelasan Tahapan Seleksi Beasiswa MEXT untuk Kuliah S1 S2 dan S3 di Jepang
Kemampuan Bahasa Jepang
Persyaratan kemampuan bahasa Jepang dalam pendaftaran beasiswa MEXT memang ditetapkan secara beragam berdasarkan program beasiswa yang dipilih. Untuk pendaftar program Gakubu dan Senshu dengan rata-rata nilai rapor di bawah dari batas minimal standar yang ditetapkan haruslah memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Jepang. Untuk pendaftar program Kosen tidak diwajibkan menyertakan kemampuan bahasa Jepang selama memenuhi persyaratan nilai rapor. Untuk pendaftar program Research Student hanya diminta memenuhi salah satu persyaratan bahasa, baik bahasa Inggris maupun bahasa Jepang. Meski demikian, dalam proses penyeleksian, terdapat tes tulis untuk bahasa Jepang. Artinya, kemampuan bahasa Jepang pendaftar tetaplah dinilai. Maka, sebaiknya kamu mulai mempelajari bahasa Jepang dasar untuk persiapan mengikuti tes tulis.
Baca juga: Penjelasan Persyaratan Beasiswa MEXT S1


