Pengalaman Mendapatkan Beasiswa MEXT di Jepang

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa MEXT di Jepang

Halo semua. Perkenalkan saya adalah Anisa Fitri Rahayu. Saya adalah kandidat PhD di National Institute for Basic Biology di Jepang. Saya dalah salah satu penerima beasiswa MEXT. Saya akan bercerita tentang pengalamanku mendapatkan beasiswa MEXT. Saya berharap melalui cerita ini, kamu juga bisa mendapatkan beasiswa MEXT dan merasakan perkuliahan di Jepang. Untuk persiapan beasiswa lain, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Beasiswa MEXT atau MONBUKAGAKUSHO merupakan program beasiswa yang berasal dari pemerintah Jepang. Beasiswa MEXT merupakan beasiswa fully funded atau beasiswa penuh yang meliputi biaya pesawat PP, biaya kuliah, biaya hidup, serta pembiayaan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa mengaksesnya di website Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia di https://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa LPDP

Japanese Language Proficiency Test (JLPT)

Japanese Language Proficiency Test atau JLPT adalah tes kemampuan berbahasa Jepang yang terdiri dari 5 level. N5 adalah level terendah dan N1 adalah level tertinggi. Bahasa jepang terdapat 3 jenis huruf yaitu hiragana, katakana, dan kanji. Untuk N5 yang merupakan level terendah, harus menguasai 100 kanji dan menguasai 800 kosa kata. Untuk level N1 yang merupakan level tertinggi, harus menguasai 2000 kanji dan 10000 kosa kata. Wah, kelihatannya berat yah. Tapi, tenang dulu JLPT tidak wajib. Namun ada beberapa kondisi yang mengharuskan menyertakan sertifikat JLPT.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Unggulan

Program Beasiswa MEXT

Program Beasiswa MEXT terbagi dalam 7 kategori, yaitu Undergraduate/Gakubu, College of Technology/Kosen, Specialized Training College/Senshu, Training Teacher, Japanese Studies, Research Student, dan Research Student (U to U). Pada umumnya, seleksi program besiswa MEXT dilaksanakan di Kedutaan Besar Jepang atau konsulat Jepang yang ada di Indonesia. Kedubes Jepang berlokasi di Jakarta dan konsulatnya berada di Surabaya, Medan, Makasar dan Denpasar. Sedangkan, untuk program Research Student (U to U) seleksinya dilaksanakan di universitas tujuan. U to U adalah singkatan dari University to University. Seleksinya tergantung universitas tujuan dan calon supervisor kita di Jepang.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa DAAD di Jerman

Undergraduate atau Gakubu

Persyaratan untuk program undergraduate beasiswa MEXT dapat kamu akses lansung di website Kedubes Jepang. Namun, aku akan membahas persyaratan-persyaratan yang membutuhkan waktu serta perhatian ekstra, yaitu nilai rata-rata UN minimal 84.  Untuk mendapatkan nilai UN 84 tentu tidak mudah. Jadi bagi kamu yang masih SMA dan ingin mendaftar beasiswa ini, Sebaiknya kamu mulai belajar dengan sungguh-sunggu. Persiapkan diri untuk mendapat nilai UN yang bagus. Untuk yang nilai UN nya kurang dari 84, kamu masih bisa daftar. Dengan catatan kamu memiliki sertifikat JLPT minimal level N3.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Korporat di Universitas Al Azhar Indonesia

College of Technology dan Specialized Training College

College of Technology adalah program pendidikan yang setara dengan program D3 di Indonesia. Program ini berfokus pada studi teknik. Sebagian besar program pendidikannya dilaksanakan berdasarkan eksperimen dan praktik. Sedangkan, Specialized Training College adalah program pendidikan yang setara dengan program D2 di Indonesia. Persyaratan kedua program ini adalah nilai rata-rata UN minimal 80. Jika nilai rata-rata UN tidak mencapai 80, kamu bisa tetap mendaftar jika memiliki sertifikat JLPT minimal level N4.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)

Teacher Training

Teacher training adalah program pendidikan yang dikhususkan bagi para guru yang memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun. Program teacher training tersedia untuk berbagai bidang keilmuan, kecuali bidang studi PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, Pendidikan Agama, dan perhotelan. Durasi waktu program teacher training adalah 1 tahun 6 bulan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran para guru. Setelah menyelesaikan program pendidikannya, para guru diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di Jepang ke dalam proses pembelajaran di kelas.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Mindo Campus 2020

Japanese Studies

Japanese studies merupakan program pendidikan yang ditujukan kepada para mahasiswa yang kuliah di jurusan Bahasa Jepang. Durasi waktu program ini adalah 1 tahun. Persyaratan untuk mendaftar program Japanese studies adalah mahasiswa aktif jurusan Sastra Jepang ataupun Pendidikan Bahasa Jepang. Selain itu, selama proses seleksi atau program pendidikan berlangsung, mahasiswa tidak sedang berada dalam penyelesaian tugas akhir atau skripsi.

Baca juga: Pengalaman Mendaftar Lolos dan Kuliah di PKN STAN

Research Student

Research student adalah program pendidikan untuk jenjang S2 dan S3. Untuk program ini, kamu harus membuat field of study and research plan. Format kedua dokumen ini selalu berubah dari tahun ke tahun. Namun, kamu bisa mulai mempersiapkannya dari sekarang. Berdasarkan pengalamanku, field of study harus ditulis dalam 1 halaman A4. Sedangkan untuk penulisan research plan atau proposal penelitian, kamu bisa memulainya dengan mencari supervisor atau pembimbing.

Untuk mendapatkan supervisor, pilihlah beberapa kandidat calon supervisor. Karena para supervisor sangat sibuk, tidak semua akan membalas, atau bahkan email kamu akan masuk sebagai spam. Setelah email kamu mendapatkan balasan, kamu bisa mulai menulis research proposal dan kirimkan ke supervisor tersebut. Hal ini bertujuan untuk meminta saran atau perbaikan dari supervisor. Tema proposalnya sebaiknya kamu sesuaikan dengan tema penelitian supervisormu.

Baca juga: Pengalaman Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Djarum Plus dari Beswan Djarum

Research Student (U to U)

Research Student (U to U) hampir sama dengan research student. Keduanya adalah program pendidikan untuk jenjang S2 dan S3 dengan perkuliahan by research. Namun, research student (U to U) adalah program beasiswa yang direkomendasikan oleh universitas. Untuk research student (U to U) semua persyaratan, deadline pendaftaran, dan proses seleksi ditentukan oleh universitas tujuan. Jika kamu lolos tahapan seleksi, pihak universitas akan merekomendasikanmu ke pihak beasiswa MEXT untuk mendapatkan beasiswa.

Berdasarkan pengalamanku saat ujian tertulis program research student (U to U), semua pertanyaan terkait dengan jurusanku. Aku mendapatkan pertanyaan-pertanyaan tentang analisis di bidang Biologi. Sedangkan pada tahapan wawancara, pewawancara menanyakan hal-hal seputar bidang penelitianku. Pewawancara menanyakan bagaimana latar belakang penelitianku, penelitian seperti apa yang akan aku lakukan di Jepang, serta teori-teori dasar tentang penelitianku.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa KAIST di Korea Selatan

Tahapan Seleksi

Pada umumnya, tahapan seleksi beasiswa MEXT terdiri dari 2 tahapan, yaitu primary screening dan secondary screening. Pada primary screening, kamu harus bersaing dengan orang-orang yang mengikuti seleksi ditempat kamu mengikuti ujian. Pada secondary screening, berkas yang sudah lolos akan dikirim ke Jepang untuk diseleksi lagi bersaing dengan pendaftar-pendaftar dari luar negeri.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa S2 Universitas Pertahanan

SOKENDAI Graduate University of Advanced Studies

SOKENDAI Graduate University of Advanced Studies adalah universitas negeri di Jepang yang berfokus pada program pendidikan untuk jenjang S2 dan S3. Sokendai memiliki 18 institusi riset, salah satunya adalah institute for basic biology. Bagi kamu yang tertarik untuk kuliah di Sokendai, kamu bisa mendaftar program beasiswa MEXT melalui tiga jalur. Pertama, jalur Kedubes Jepang di Indonesia. Kedua, jalur rekomendasi universitas. Ketiga, jalur rekomendasi universitas dengan PGP (Priority Graduate Program). Priority Graduate Program adalah jalur pendaftaran bagi para mahasiswa yang mendapatkan rekomendasi prioritas dari universitas. PGP di Sokendai diberikan kepada para mahasiswa 5-year PhD, yaitu program S2 sekaligus S3 di Sokendai.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Telkom di Universitas Telkom

Leave a Reply

Your email address will not be published.