Soal TBS LPDP Penalaran Analitis dan Faktor yang Bikin Gagal Buat Ngerjainnya
Tes Bakat Skolastik (TBS) LPDP bagian penalaran analitis sering jadi momok bagi banyak peserta. Bukan karena soalnya mustahil dikerjakan, melainkan karena butuh ketelitian, pola pikir logis, dan kemampuan memilah informasi dengan cepat. Sayangnya, banyak yang gagal justru bukan karena tidak mampu, tapi karena terjebak dalam kesalahan kecil mulai dari salah memahami informasi, terburu-buru, sampai keliru menyusun jawaban. Padahal, dengan strategi yang tepat, bagian ini bisa jadi poin keunggulan untuk melaju ke tahap berikutnya.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Pada bagian ini, kita akan membahas tentang soal TBS LPDP Penalaran Analitis dan faktor yang bikin gagal buat ngerjainnya.
- Doni, Eko, Fina duduk.
- Doni duduk di sebelah Fina.
- Eko tidak duduk di sebelah Fina.
Dimanakah posisi Eko?
a. Di sebelah Doni
b. Di sebelah Fina
c. Tidak mungkin duduk bersama
d. Di sebelah Doni, jauh dari Fina
Pembahasan: Jika Doni–Fina bersebelahan, maka kursi Eko hanya bisa di samping Doni (bukan Fina). Jadi Eko duduk di sebelah Doni.
Jawaban: A (di sebelah Doni)
- 4 kotak (A, B, C, D) berisi: apel, jeruk, pisang, mangga.
- Apel tidak di A atau C.
- Jeruk ada di B.
- Pisang tidak di D.
Buah apa yang ada di kotak A?
a. Apel
b. Jeruk
c. Pisang
d. Mangga
Pembahasan:
- Jeruk = B.
- Apel tidak boleh A/C → berarti Apel hanya mungkin di D.
- Pisang tidak di D → berarti Pisang harus di A.
Jawaban: C (Pisang)
- Ada 4 orang: Andi, Beni, Citra, Deni. Mereka harus dibagi ke dua tim berisi 2 orang.
- Andi tidak boleh satu tim dengan Beni.
- Citra harus satu tim dengan Deni.
Tim yang terbentuk adalah …
a. (Andi, Citra) & (Beni, Deni)
b. (Andi, Deni) & (Beni, Citra)
c. (Andi, Beni) & (Citra, Deni)
d. (Andi, Citra, Deni) & (Beni)
Pembahasan:
- Citra harus dengan Deni.
- Andi tidak boleh dengan Beni.
→ Hanya pasangan (Andi,Deni) & (Beni,Citra) valid.
Jawaban: b. (Andi, Deni) & (Beni, Citra)
- Umur X, Y, Z berbeda.
- X lebih tua dari Y.
- Y lebih tua dari Z.
- Selisih umur X dan Z = 10.
Jika Z berumur 15 tahun, maka berapa umur X?
a. 20
b. 22
c. 25
d. 30
Pembahasan
Z = 15, selisih X–Z = 10 → X = 25
Jawaban: c. 25
- Empat orang memakai baju warna berbeda: Merah, Biru, Hijau, Kuning.
- A tidak memakai Merah.
- B memakai warna sebelum C (urutannya Merah < Biru < Hijau < Kuning).
- D memakai warna setelah C.
Jika C memakai Biru, siapa yang mungkin memakai Merah?
a. A
b. B
c. C
d. D
Pembahasan
- Urutan warna: Merah < Biru < Hijau < Kuning.
- C = Biru.
- B sebelum C (harus Merah).
→ B = Merah.
Jawaban: b. B
- Tiga bersaudara: X, Y, Z.
- X lebih tua dari Y.
- Z lebih muda dari Y
- Jumlah umur mereka 42.
Jika umur X = 18, berapakah umur Z?
a. 8
b. 10
c. 12
d. 14
Pembahasan
X=18.
Total =42 → Y+Z=24.
Z<Y. Misalnya Y=14, Z=10. → valid.
Jawaban: b. 10
- Ada 3 pernyataan:
- Semua A adalah B.
- Sebagian B adalah C.
- Tidak ada C yang A.
Kesimpulan yang valid adalah …
a. Semua C adalah B
b. Tidak ada A yang C
c. Semua B adalah A
d. Sebagian A adalah C
Pembahasan:
Dari (1) semua A⊂B, (2) sebagian B⊂C, (3) tidak ada A⊂C.
Kesimpulan valid: A dan C terpisah.
Jawaban: b. Tidak ada A yang C
- Pernyataan:
- Sebagian X adalah Y.
- Semua Y adalah Z.
- Tidak ada Z yang W.
Mana kesimpulan yang pasti benar?
a. Sebagian X bukan W
b. Semua X adalah Z
c. Tidak ada Y yang W
d. Semua X bukan W
Pembahasan:
1→2 memberi: sebagian X adalah Y, dan semua Y ⊂ Z ⇒ sebagian X ⊂ Z. 3 menyatakan Z ∩ W = ∅ ⇒ bagian X yang menjadi Z pasti bukan W. Jadi “sebagian X bukan W” pasti benar. Lainnya tidak pasti (mis. b tidak mesti karena hanya sebagian X jadi tidak semua X).
Jawaban: a. Sebagian X bukan W
- Empat staff (W, X, Y, Z) bertugas tiap hari Senin–Kamis (satu per hari). Aturan:
- W tidak di hari berurutan dengan X.
- Y harus satu hari setelah W.
- Z tidak di hari terakhir (Kamis).
Siapa yang mungkin di hari Rabu?
a. W
b. X
c. Y
d. Z
Jawaban: b. X
Pembahasan:
Letakkan W pada hari i ⇒ Y pada i+1. Karena W dan X tidak berurutan, X tak boleh i−1 atau i+1. Z ≠ Kamis. Uji kemungkinan: jika W Senin (Mon), Y Selasa, X tidak boleh Selasa/Minggu → X bisa Rabu, Z Kamis? tapi Z tidak di Kamis → invalid. Lakukan eliminasi akhirnya X paling fleksibel untuk Rabu → jawaban X.
- 5 pelari: A, B, C, D, E.
- A lebih cepat dari B dan C.
- D lebih lambat dari E.
- E lebih lambat dari A.
Siapa yang paling cepat?
a. A
b. B
c. D
d. E
Pembahasan:
A lebih cepat dari B&C. E lebih lambat dari A. D lebih lambat dari E → D paling lambat. → Paling cepat = A.
Jawaban: a. A
Baca juga: TBS Beasiswa LPDP: Soal TBS LPDP dan Hal yang Harus Kamu Hindari Biar Ga Gagal
Faktor yang Membuat Gagal dalam mengerjakan soal Penalaran Analitis TBS LPDP dan solusinya
- Tidak membuat catatan visual (diagram/tabel)
- Soal analitis biasanya penuh kondisi: “A di kiri B, tapi bukan di sebelah C, sementara D setelah E…” .Kalau hanya dibaca, otak gampang bingung.
- Tanpa gambar/tabel, banyak yang salah letak atau melewatkan syarat.
Solusi: selalu buat sketsa kursi, timeline, tabel eliminasi, atau diagram Venn.
- Tidak baca syarat dengan teliti
- Syarat sering “tersembunyi” dengan kata negatif: “tidak boleh di ujung”, “bukan yang pertama”. Banyak yang hanya fokus pada kata kunci pertama, lalu salah interpretasi.
Solusi: tandai kata negatif/pengecualian, misalnya kasih highlight/underline di kertas coret-coret.
- Tergesa-gesa mencari jawaban
- Peserta sering langsung cocokkan pilihan dengan asumsi awal, padahal belum semua syarat dicek. Akibatnya, jawaban benar terlewat.
Solusi: cek pilihan satu per satu dan coret yang tidak mungkin.
- Kurang terlatih dengan pola soal
- Ada pola soal berulang misalnya kursi melingkar, jadwal, irisan himpunan, silogisme. Peserta yang jarang latihan butuh waktu lama untuk mencerna pola baru.
Solusi: kuasai template thinking misalnya begitu lihat soal kursi langsung gambar lingkaran kalau soalnya jadwal langsung buat timeline.
- Kehilangan fokus karena soal panjang
- Soal analitis bisa 1 paragraf panjang sehingga mudah bikin bingung atau bosan sehingga banyak yang skip detail kecil, padahal itu kunci jawabannya.
Solusi: pecah syarat jadi poin dan buat checklist sebelum mulai susun jawaban.
- Kurang manajemen waktu
- Terjebak 1 soal terlalu lama, padahal total waktu terbatas. Akhirnya soal lain yang lebih mudah tidak sempat dikerjakan.
Solusi: pasang aturan pribadi → maksimal 2 menit/soal. Kalau buntu, tandai dan lanjut.
Baca juga: Soal dan Bocoran Rahasia Lolos TBS LPDP Ala Awardee Bikin Kamu Paham Pola dan Auto Lolos
TBS Beasiswa LPDP makin dekat, passing grade makin ketat. Mau lolos? Scholars punya rahasianya!


