Daftar Beasiswa LPDP dulu atau LoA dulu?
Plus Minus, Kesalahan umum dan Tips buat memaksimalkan peluang lolos Mendaftar Beasiswa LPDP Jalur LoA dan Non-LoA
Pertimbangkan sebelum beasiswa LPDP buka
Menjelang dibukanya Beasiswa LPDP, banyak calon pendaftar masih bingung menentukan langkah awal yaitu daftar LPDP dulu atau amankan LoA dulu? Keduanya sama-sama memungkinkan, tapi punya strategi, risiko, dan peluang yang berbeda. Salah pilih langkah bisa bikin persiapan jadi tidak maksimal, bahkan mengurangi peluang lolos.
Pada pembahasan haril ini akan membahas secara ringkas dan jelas plus minus mendaftar Beasiswa LPDP jalur LoA dan Non-LoA, kesalahan umum yang sering dilakukan pendaftar, serta tips strategis untuk memaksimalkan peluang lolos sesuai dengan kondisi dan target studimu. Wajib kamu pertimbangkan sejak sekarang sebelum Beasiswa LPDP resmi dibuka, supaya setiap langkah persiapanmu lebih terarah dan tepat sasaran.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Mendaftar Beasiswa LPDP Dulu Baru Mendaftar Universitas
| Plus | Minus |
| – Kamu sudah mempunyai funding yang dapat meningkatkan kemungkinan untuk diterima di universitas. Alasan lebih mudah mendapatkan universitas karena apabila sudah mendapatkan beasiswa maka universitas akan berpikir bahwa pembayaran SPP kamu akan lebih terjamin – Menjadi awardee beasiswa bisa jadi sebuah achievement yang nantinya bisa kamu masukkan di CV sehingga bisa meningkatkan nilai kamu di mata universitas – Apabila kamu mendaftar beasiswa LPDP jalur non LoA, kamu bisa memilih 3 universitas tunjuan dengan 3 program studi yang serumpun – Apabila kamu dinyatakan lolos beasiswa LPDP jalur Non-LoA, biasanya kamu akan diberikan waktu oleh pihak LPDP selama 18 bulan untuk berburu kampus yang diinginkan – Mendaftar beasiswa LPDP dinilai lebih fleksibel karena tidak harus memulai persiapan lebih awal untuk apply universitas – Tidak memerlukan biaya untuk apply universitas di awal – Karena tidak terburu-buru untuk mendaftar universitas sehingga masih mempunyai waktu untuk mematangkan pilihan | – Kemungkinan diterima di beasiswa lebih kecil dibandingkan yang sudah punya LoA. Karena nanti kamu akan ditanya universitas mana yang akan di daftar dan kamu harus bisa meyakinkan pemberi beasiswa kalau bisa diterima di universitas tujuan. Namun, di beasiswa LPDP hal seperti ini belum pasti ya – Apabila kamu mendaftar beasiswa LPDP jalur Non LoA maka kamu harus mengikuti seleksi tes bakat skolastik dan tentunya kamu harus belajar ekstra untuk seleksi tes bakat skolastik yang menurut sebagian orang susah – Kamu harus melakukan riset ke lebih banyak universitas karena bahan riset ini yang nantinya bisa kamu gunakan di seleksi wawancara beasiswa LPDP – Kamu harus membuat essay beasiswa dan jawaban wawancara LPDP yang lebih kuat karena biasanya reviewer akan menilai dari kesiapan yang terlihat dari argumenmu – Apabila lolos beasiswa LPDP maka kamu harus tetap mencari LoA |
Mendaftar Universitas Dulu Baru Mendaftar Beasiswa
| Plus | Minus |
| – Apabila sudah mempunyai LoA dapat meningkatkan chance untuk keterima beasiswa LPDP secara signifikan. Namun, ini belum pasti ya tetapi ada beberapa orang yang meyakini ini – Biasanya beberapa universitas memberi support atau dukungan bagi calon mahasiswanya yang ingin mendaftar beasiswa – Paling menguntungkan apabila mendaftar beasiswa LPDP jalur LoA adalah kamu bisa men skip seleksi tes bakat skolastik yang menurut sebagian orang seleksi tersebut susah – Keuntungan lainnya adalah ketika kamu membuat essay beasiswa, essay beasiswa mu bisa lebih spesifik karena sudah tau tujuannya kemana dan apa yang akan dilakukan. Selain itu, kamu bisa menghemat waktu karena hanya melakukan riset untuk satu universitas tujuan saja – Selain memperkuat di essay beasiswa , mendapatkan LoA terlebih dahulu bisa memperkuat argumentasi saat seleksi wawancara LPDP karena sudah fokus ke satu kampus – Ada yang beranggapan bahwa mendaftar beasiswa LPDP jalur LoA mendapatkan nilai plus di mata reviewer karena dianggap siap dan serius | – Biasanya kalau kamu mendaftar universitas terlebih dahulu dengan jalur non beasiswa, kebanyakan akan kalah dengan kandidat yang sudah punya funding. Namun, ini tergantung kebijakan universitas masing-masing ya – Ada beberapa universitas yang hanya memberikan waktu 1 tahun untuk mencari beasiswa setelah mendapatkan LoA – Biasanya ada beberapa universitas yang meminta deposit yang cukup mahal dan apabila kamu apply tanpa beasiswa maka kamu harus membayarnya dengan menggunakan uang pribadiKalau kamu memilih mendaftar beasiswa LPDP jalur LoA, maka kamu harus melakukan persiapan lebih awal karena harus apply universitas terlebih dahulu – Hanya bisa mendaftar beasiswa LPDP dengan memilih universitas yang sesuai dengan LoA yang sudah diterima – Jadwal masuk kuliah beresiko tabrakan dengan jadwal LPDP – Tidak semua universitas bisa mengeluarkan LoA dengan cepat dan tidak semua universitas bisa melakukan defer atau penundaan masa studi – Beresiko LoA ditolak karena tidak sesuai dengan ketentuan beasiswa LPDP |
Kalau mendaftar beasiswa LPDP dan Mendaftar LoA secara bersama-sama bisa gak ya?
| Plus | Minus |
| – Mendaftar beasiswa LPDP dan mencari LoA secara bersamaan bisa menghemat waktu. Jadi sembari menunggu hasil LPDP, kamu juga bisa sambil mengejar LoA. Lumaya juga untuk mengalihkan pikiran supaya tidak terlalu overthinking dengan pengumuman beasiswa LPDP. – Apabila kamu mendapatkan LoA sebelum seleksi wawancara LPDP, ini bisa meningkatkan kekuatan argumenmu pada saat menjawab pertanyaan nantinya – Selain menghemat waktu, mempersiapkan LoA sembari mendaftar beasiswa LPDP bisa mengurangi tekanan setelah lolos beasiswa LPDP karena kamu tidak harus mencari universitas lagi | – Fokusmu nantinya akan terbelah karena harus membagi waktu antara persiapan beasiswa dan persiapan mendaftar universitas – Adanya resiko LoA belum keluar pada saat wawancara beasiswa LPDP – Bisa jadi jadwal antara deadline pendaftaran universitas dan deadline LPDP bentrok – Adanya biaya untuk mendaftar universitas dan harus dibayar dengan menggunakan uang pribadi |
Tips Mendaftar Beasiswa LPDP Melalui Jalur LoA
- Pastikan LoA mu sesuai dengan yang diminta oleh beasiswa LPDP
Ketentuan LoA yang diminta LPDP yaitu LoA unconditional, valid, tidak expired dan ada tanggal intakenya.
- Pastikan program studi dan universitas yang terdaftar di LoA sesuai dengan yang terdaftar di form beasiswa LPDP mu
- Walaupun kamu sudah mempunyai LoA, essay beasiswa mu harus tetap kuat bahkan harus lebih kuat karena kamu sudah mempunyai arah dan tujuan studi. Ingat, mempunyai LoA bukan jaminan lolos beasiswa LPDP ya
- Tunjukkan bahwa kamu sudah melakukan riset mendalam tentang universitas tujuan mu sehingga LoA dan rencana kontribusi mu sinkron. Jangan sampai kamu terlihat asal mendaftar.
- Kamu bisa menceritakan tentang proses kamu dalam mendapatkan LoA mu baik di Essay beasiswa mu atau pada saat seleksi wawancara nanti
- Pastikan nama universitas, kurikulum dan kelebihan universitas yang memberikan mu LoA harus muncul secara natural di dalam essay beasiswa mu.
Tips Mendaftar Beasiswa LPDP Melalui Jalur Non- LoA
- Walaupun kamu belum mempunyai LoA, kamu harus bisa meyakinkan panelis tentang kenapa universitas dan jurusan itu relevan dengan kondisi di Indonesia dan rencana kontribusi mu. Tunjukkan bahwa kamu sudah melakukan riset sebelumnya
- Walaupun kamu belum mempunyai tujuan pasti terkait universitas, namun essay beasiswa mu harus kuat, terarah dan terstruktur.
- Tunjukkan kepada reviewer atau panelis bahwa kamu sudah mempunyai rencana yang matang untuk apply universitas setelah menjadi awardee beasiswa LPDP dan yakinkan bahwa kamu akan diterima di universitas tujuanmu
- Kalau kamu mendaftar beasiswa LPDP melalui jalur Non-LoA, kamu akan mendapatkan pertanyaan wawancara seperti “Kalau tidak dapat kampus A?”, “Kalau LPDP memberi waktu singkat?”, “Kalau tidak diterima kampus ini, alternatif mu apa?” dan “Timeline kamu dapat LOA kapan?”. Pastikan kamu sudah mempunyai jawaban atas pertanyaan tersebut ya
Kesalahan umum yang harus dihindari
- Mengira bahwa memiliki LoA sudah pasti diterima beasiswa LPDP
- Salah memilih universitas karena terlalu ambisius mengejar peringkat atau ranking padahal belum melakukan riset
- Tidak ada sinkronisasi antara program studi yang diambil dengan latar belakang dan kontribusi
- Melampirkan LoA yang tidak sesuai dengan ketentuan beasiswa LPDP
- Mendaftar beasiswa LPDP jalur Non-LoA tetapi tidak mempunyai persiapan untuk mendapatkan LoA. Sehingga, ketika ada pertanyaan seputar LoA diseleksi wawancara malah kebingungan
Tidak usah bingung mau mendaftar beasiswa LPDP jalur LoA atau Non-LoA karena keduanya punya plus minus, risiko dan strategi masing-masing. Kamu tinggal nentuin jalur yang mana yang lebih cocok dan bisa kamu maksimalkan supaya bisa meningkatkan peluang lolos mu.
Nah disini, kamu bisa persiapan bareng Scholars Corner Pro karena Scholars Corner pro bisa bantu kamu memilih jalur paling tepat dan memaksimalkan peluang lolos mu dari awal.
LoA dulu belum tentu aman dan Non-LoA juga bukan berarti nekat. Masih bingung daftar LPDP dulu atau urus LoA dulu?
DM “Persiapan Beasiswa LPDP” buat persiapan bareng Scholars


