5 Fakta Unik Beasiswa Adaro
Beasiswa Adaro merupakan beasiswa yang diselenggarakan atas kerja sama Yayasan Pelayanan Kasih AA Rahmat (YPKAAR) dengan Adaro Foundation. Yayasan Pelayanan Kasih AA Rahmat (YPKAAR) melalui Adaro Foundation memberikan beasiswa berbentuk bantuan biaya bagi mahasiswa dari fakultas tertentu. Beasiswa ini membuka pendaftaran hingga 8 Juni 2020. Masih ada waktu untuk mempersiapkan pendaftaran beasiswa ini. Bagi kamu yang tertarik mendaftar, ada baiknya kamu mengetahui beberapa fakta terkait beasiswa Adaro. Berikut fakta unik beasiswa Adaro. Untuk info persiapan beasiswa lain, silahkan click disini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Persyaratan yang Mudah
Banyak kandidat yang berminat mengikuti beasiswa Adaro. Ini karena beasiswa Adaro menetapkan persyaratan yang cukup mudah. Mahasiswa on going pada tahun kedua menjadi sasaran beasiswa Adaro. Kamu bisa mendaftar jika kamu salah satu mahasiswa on going minimal sedang duduk di tahun kedua atau semester 3 dan berasal dari keluarga berpenghasilan majinal. Jangan lupa kalau beasiswa ini hanya terbuka untuk kandidat dari fakultas teknik, mipa, pertanian, perikanan, kehutanan, dan kedokteran (untuk jenjang S2 dan D4) serta mahasiswa politeknik (D3)! Lalu, pastikan IPK-mu memenuhi standar yang di tentukan. Jika kamu memenuhi syarat tersebut maka kamu bisa mendaftar beasiswa Adaro. Setelah itu kamu bisa mulai mempersipakan persyaratan dokumen seperti formulir pendaftaran, transkrip, dan persyaratan lain yang tertera di formulir pendaftaran. Mudah bukan?
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Adaro untuk Mahasiswa S1 Dalam Negeri
Pendaftaran Melalui Universitas
Untuk mendaftar beasiswa, biasanya kamu diminta langsung melakukan pendaftaran pada pihak penyelenggara. Namun, berbeda dengan pendaftaran beasiswa pada umumnya, beasiswa Adaro mengandalkan bantuan bagian kemahasiswaan untuk menyerahkan atau mengirimkan berkas pendaftaran kandidat ke pihak Adaro. Maka dari itu deadline beasiswa Adaro di universitas akan sedikit lebih awal dari pada jadwal aslinya. Kamu kemungkinan diminta untuk mengirimkan berkas pendaftaran 2 hari sebelum tanggal 8 Juni (bisa juga lebih dari 2 hari sebelum deadline official). Ketentuan ini berbeda disetiap universitas. Maka dari itu penting bagi kamu untuk aktif mencari info di portal universitas masing-masing, atau bahkan langsung bertanya pada pihak universitas. Jika semua berkas pendaftar sudah terkumpul, universitas akan mengirimkan berkas tersebut secara kolektif.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa AAS di Australia
Sistem Triwulan
Beasiswa Adaro memberikan bantuan beasiswa berupa uang sejumlah Rp. 750 ribu. Bantuan dana ini akan diberikan setiap bulan, lo. Jumlah ini tentu cukup membantu mahasiswa terutama bagi kamu yang kuliah diperantauan. Uang beasiswa ini akan diberikan dengan sistem triwulan. Maksud dari sistem triwulan adalah beasiswa tersebut akan diberikan setiap tiga bulan sekali. Jangan kahawatir, karena uang beasiswa akan diberikan di awal triwulan yang akan di mulai bulan pada Agustus mendatang. Jadi, pada bulan Agustus, kamu akan menerima uang sejumlah Rp. 2.250.000 rupiah. Uang tersebut merupakan jumlah beasiswa selama 3 bulan (Agustus, September, dan Oktober). Nah, begitulah seterusnya. Beasiswa ini nantinya akan diberikan melalui universitasmu.
Baca juga: Pengalaman Mengikuti Kompetisi Nasional dan Internasional
Memprioritas Kandidat Sebelumnya
Jika kamu tertarik mengikuti beasiswa Adaro, kamu harus memahami fakta satu ini. Beasiswa Adaro akan memprioritaskan kandidat tahun sebelumnya. Itu artinya persaingan antara pendaftar baru beasiswa Adaro akan lebih ketat. Karena sebagian kuota beasiswa akan diberikan kepada kandidat sebelumnya. Tapi bukan berarti kesempatan mendapat beasiswa akan sangat tipis. Tidak ada yang menjamin jika kandidat sebelumnya memenuhi standar IPK. Jika salah satu kandidat sebelumnya meraih IPK di bawah standar, otomatis dia gugur sebagai penerima beasiswa Adaro. Maka, kesempatanmu akan semakin besar.
Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Unggulan
Proses Seleksi yang Simple
Keunggulan lain dari beasiswa Adaro adalah sistem seleksinya. Kamu hanya akan melalui sistem seleksi berkas. Tidak ada seleksi tes tertulis maupun wawancara. Penilaian diambil dari nilai IPK, kondisi ekonomi, serta prestasi kandidat. Sederhana bukan? Setelah mengumpulkan berkas, kamu hanya tinggal menunggu pengumuman kandidat penerima beasiswa. Pengumuman akan diberikan pada pihak universitas terlebih dahulu. Lalu pihak universitas akan mengumumkan kandidat beruntung yang mendapat beasiswa Adaro.
Baca juga: Pengalaman Lolos Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)


