Pengalaman Menjadi Penerima Beasiswa Tanoto Foundation

Pengalaman Menjadi Penerima Beasiswa Tanoto Foundation

Beasiswa Tanoto Foundation mungkin sudah sangat familiar di antara pejuang beasiswa. Beasiswa yang selalu membuka pendaftaran di setiap tahunnya, dan selalu memiliki banyak peminat pula. Namun, sayangnya beasiswa ini hanya terbuka bagi universitas yang menjalin hubungan mitra dengan Tanoto Foundation. Tajuk dari beasiswa Tanoto Foundation adalah beasiswa Teladan, yang ditujukan kepada mahasiswa S1 di universitas mitra tersebut. Nah, pada kesempatan kali ini, saya, Ignatian Endra Kristitanti, akan menceritakan pengalaman saya sebagai salah satu penerima beasiswa Teladan Tanoto Foundation. Untuk cerita pengalaman lainnya, silahkan click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Tentang Beasiswa Teladan

Beasiswa Teladan disponsori oleh Tanoto Foundation yang merupakan organisasi pendidikan dengan kepedulian tinggi pada dunia pendidikan. Beasiswa Teladan adalah salah satu project dengan tujuan membimbing pemuda Indonesia menjadi pemimpin di masa depan. Kandidat penerima beasiswa Teladan berhak menerima beasiswa pendidikan hingga 100%, serta bantuan biaya hidup perbulan.

Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, kamu harus merupakan mahasiswa semester pertama dari universitas mitra program beasiswa Teladan. Program beasiswa Teladan, pada tahun 2020, menggaet 9 universitas sebagai universitas mitra. Kedelapan universitas tersebut adalah: Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Riau.

Baca juga: Pengalaman Menerima Beasiswa Chevening

Tahap Penyeleksian

Kamu akan melalui 3 tahap proses penyeleksian sebelum dinyatakan menjadi penerima beasiswa Teladan. Tahap pertama adalah, tentu saja, pendaftaran online. Pada tahap ini pastikan jika kamu telah mempersiapkan segala dokumen yang diperlukan. Dokumen yang harus dipersiapkan, diantaranya adalah data diri dan wali/orang tua, bukti sertifikat prestasi, serta KTM. Selanjutnya, tes kemampuan kemimpinan yang dilaksanakan secara online. Jika kamu lolos hingga tahap ini, maka kamu harus mempersiapkan gadget dan koneksi internet yang stabil agar tidak menggangu proses seleksi. Tahap tes kemampuan ini nantinya akan dibagi ke beberapa sesi. Setiap sesinya tetap dilakukan secara online.

Tahap terakhir adalah wawancara secara online. Sama halnya dengan tes kemampuan kepemimpinan, kamu harus menyediakan alat dan koneksi internet yang memadai. Selain itu, pastikan kamu mempersiapkan ruangan yang kondusif, atau tidak berisik. Agar, saat wawancara kamu bisa mendengar pewawancara dengan baik, begitu pula sebaliknya. Nah, salama proses penyeleksian, jangan lupa untuk percaya diri. Membangun branding diri sendiri dengan menunjukkan kepercayaan diri akan menjadi nilai plus. Di samping itu, kamu juga harus menekankan jiwa kepemimpinan kamu, ya. Karena beasiswa Tanoto mencari kandidat dengan jiwa kepemimpinan.

Baca juga: Tips Menulis Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar

Keuntungan Sebagai Penerima Beasiswa Teladan Tanoto

Sebelumnya telah disinggung sedikit terkait beasiswa yang diberikan oleh Tanoto Foundation, yaitu bantuan finansial pendidikan. Nah, keuntungan tersebut masih ditambah dengan kegiatan tambahan lain yang dapat mendukung Tanoto membangun penerima beasiswa menjadi sosok pemimpin di masa depan, atau bisa disebut sebagai program pengembangan kepemimpinan.

Program pengembangan kepemimpinan ini didukung dengan beragam program-program yang telah tertata. Bersamaan dengan program tersebut, ada juga program dukungan pengembangan karir. Selain itu, dengan program-program yang diberikan, kamu juga bisa mengembangkan pengalaman praktikal berikut membangun koneksi.

Baca juga: Pengalaman Mempublikasikan Artikel Ilmiah

Beberapa program yang diberikan oleh beasiswa ini contohnya Tanoto Scholars Gathering (TSG) yang merupakan agenda dimana seluruh TSA (Tanoto Scholars Association) dari seluruh mitra perguruan tinggi Tanoto Foundation melakukan kegiatan bersama. Selanjutnya ada juga Tanoto Student Research Award (TSRA) yang merupakan lomba penelitian/riset yang diadakan 1 kali dalam tahun di mitra perguruan tinggi Tanoto Foundation terpilih dan terbuka untuk setiap mahasiswa di perguruan mitra tersebut. Selain itu, ada juga Pay it Forward yang merupakan kegiatan yang dilakukan oleh TSA untuk memberikan dampak positif secara terus menerus kepada komunitas/masyarakat di sekitar mereka tinggal.

Program-program tersebut masih ditambah dengan program internship untuk mendapatkan pengalaman di dunia profesional baik melalui program magang di RGE Group ataupun mitra Tanoto Foundation lainnya. Ada juga program dengan tajuk Global Experiences Program yang memberikan kesempatan bagi para Tanoto Scholars berprestasi untuk membangun jejaring internasional melalui program summer course.

Baca juga: Pengalaman Mengikuti Program KIP-Kuliah

Program-program yang diadakan sangatlah seru. Contohnya, tahun lalu, sebelum pandemic melanda, saya dan teman-teman berinisiatif mengadakan project dream catcher class bekerjasama dengan anak-anak komunitas di Semarang. Kami benar-benar merancang dan mempersiapkan project ini dengan tujuan mengajar dan mengajak bermain anak-anak. Selain itu, saya dan teman-teman juga berpartisipasi dalam first training program. Pada first training program ini kami turun langsung ke lapangan untuk wawancara dan berbagi dengan penduduk sekitar tempat pelatihan.

Baca juga: Pengalaman Menerima Beasiswa Chevening

Leave a Reply

Your email address will not be published.