Penjelasan Persyaratan Dokumen Beasiswa Paragon 2022 untuk Mahasiswa D3 dan S1 Dalam Negeri
Apakah kamu sudah membaca info tentang beasiswa Paragon 2022? Jika, belum maka kamu wajib membacanya dua artikel ini, yaitu Beasiswa Reguler Paragon dan Beasiswa Inovasi Reguler. Beasiswa Paragon tahun 2022 dibagi dalam dua jenis beasiswa dengan sasaran penerima yang berbeda. Jika kamu penasaran dengan perbedaan kedua jalur beasiswa tersebut, silakan baca di sini. Pendaftaran beasiswa Paragon ini dibuka hingga tanggal 10 Juni 2022 mendatang, artinya kamu masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri. Nah, agar kamu paham tentang beasiswa ini, yuk simak dulu penjelasan persyaratan dokumen yang harus kamu siapkan untuk mendaftar. Untuk persiapan beasiswa lain, click di sini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
CV
CV atau Curriculum Vitae menjadi salah satu dokumen persyaratan yang harus kamu siapkan jika hendak mendaftar beasiswa Paragon, baik beasiswa Reguler maupun beasiswa Inovasi. Dalam penulisan CV, terdapat berbagai macam panduan serta tips. Yang perlu kamu perhatikan adalah cukup menuliskan hal-hal terkait akademik, pengalaman kerja (jika ada), serta keterlibatan di organisasi/volunteer/aktivitas sosial. Artinya, kamu tak perlu menuliskan semua hal-hal pribadimu seperti hobby, makanan kesukaan, serta infomasi tentang keluarga. Saat menuliskan CV, upayakan menuliskan dengan detail tiap pengalamanmu. Maksudnya, jika kamu menuliskan tentang keterlibatan dalam organisasi, maka tuliskan seperti apa peranmu di organisasi tersebut.
Baca juga: Penjelasan Jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia Tahun 2022
Salinan Buku Tabungan
Salinan buku tabungan juga dipersyaratkan untuk mendaftar beasiswa Paragon. Hal ini bertujuan untuk mencocokkan data ketika nanti pendaftar dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa. Artinya, dana beasiswamu akan dikirimkan ke rekening yang kamu ajukan saat pendaftaran. Karenanya, pada saat pengajuan dokumen, pastikan informasi di buku rekeningmu jelas sehingga tak ada data-data yang membingungkan bagi reviewer beasiswa.
Baca juga: Panduan Penulisan Esai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2022
Kartu Identitas
Terdapat beberapa dokumen identitas diri yang harus kamu lampirkan untuk mendaftar beasiswa Paragon, yaitu salinan KTP, salinan kartu mahasiswa, serta salinan KK. Kamu diminta untuk melampirkan ketiga dokumen ini. Yang artinya, jika hanya melampirkan salah satunya, maka pendaftaranmu akan terhitung tidak lengkap. Tentunya akan membuatmu tereliminasi dari penyeleksian. Jadi, pastikan kelengkapan dokumen identitasmu.
Baca juga: Panduan Penulisan Rencana Studi Beasiswa Pendidikan Indonesia 2022
Transkrip Nilai
Transkrip nilai yang dibutuhkan untuk mendaftar beasiswa Reguler dan beasiswa Inovasi cukup berbeda. Jadi, pastikan kamu memahaminya terlebih dahulu sebelum menyiapkan dokumen tersebut. Bagi pendaftar beasiswa Reguler, transkrip nilai yang dipersyaratkan adalah transkrip di semester 1 sampai 2 yang digabung dalam satu file format pdf. Sedangkan, untuk pendaftar beasiswa Inovasi, kamu harus menyiapkan transkrip nilai dari semester 1 hingga semester 6 yang digabung dalam satu file format pdf. Jadi, apakah kamu sudah tau perbedaannya?
Baca juga: Panduan Penulisan Proposal Beasiswa Dexa Award 2022 untuk Kuliah S2 Dalam Negeri
Surat Keterangan tidak Menerima Beasiswa
Dokumen selanjutnya yang perlu kamu siapkan adalah surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain. Dokumen ini berlaku baik untuk pendaftar beasiswa Reguler maupun beasiswa Inovasi. Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain diperlukan untuk menghindari adanya double funding yang diterima mahasiswa. Tujuannya adalah agar beasiswa yang diberikan lebih merata dan juga bisa menjangkau mahasiswa-mahasiswa lain yang belum menerima beasiswa dari instansi lain.
Baca juga: Perbedaan Beasiswa Paragon Program 2022 Jalur Reguler dan Jalur Inovasi
Sertifikat Pendukung
Sertifikat pendukung bersifat opsional. Artinya, jika memiliki sertifikat baik itu sertifikat prestasi, keterlibatan organisasi, sertifikat volunteer, maupun sertifikat penghargaan, maka kamu bisa melampirkannya. Namun, jika tidak ada, kamu bisa tetap mendaftar. Nah, jika pun kamu tak memiliki sertifikat pendukung yang bisa kamu lampirkan, jangan berkecil hati, tetaplah mendaftar. Dokumen satu ini hanya sebagai dokumen pendukung yang sifatnya boleh ada maupun tidak.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Dexa Award 2022 untuk Kuliah S2
Proposal Penelitian
Persyaratan satu ini juga wajib kamu perhatikan. Proposal penelitian hanya dipersyaratkan untuk pendaftar beasiswa Inovasi. Yang artinya, pendaftar beasiswa Reguler tak perlu menyiapkan proposal penelitian. Proposal penelitian yang diminta berupa proposal penyelesaian skripsi atau tugas akhir. Selain itu, proposal yang diajukan harus berkaitan dengan kebutuhan perusahaan Paragon selaku penyelenggara beasiswa. Artinya, pilihlah topik penelitian yang berkaitan dengan isu-isu yang sedang dihadapi oleh PT Paragon.
Baca juga: Fakta Unik dan Menarik Beasiswa AMA untuk Kuliah D3 S1 dan S2 di K’ARTS Korea Selatan
Twibbon
Persyaratan lain yang tak boleh kamu lupakan adalah twibbon. Kamu diminta untuk mengupload twibbon di akun sosial mediamu. Twibbon bisa kamu buat dengan mengupload fotomu di sini lalu membagikannya di sosial mediamu. Untuk caption twibbonnya, kamu bisa menggunakan caption yang sudah disediakan oleh pihak beasiswa Paragon. Caption dapat kamu akses di sini.
Baca juga: Fakta Unik dan Menarik Program YSEALI Academic Fellowship di Amerika


