Penjelasan Syarat Beasiswa Malaysian International Scholarship (MIS)

Penjelasan Syarat Beasiswa Malaysian International Scholarship (MIS)

Apa itu MIS? MIS adalah sebuah program beasiswa untuk program studi Pascasarjana (S2) dan Post-Doktoral (S3) dari pemerintah Malaysia dalam rangka mengajak pelajar-pelajar Internasional untuk melanjutkan studi mereka ke Malaysia. Indonesia termasuk salah satu negara yang bekerjasama dengan MIS, sehingga Mahasiswa Indonesia yang ingin mendaftar beasiswa MIS ini mendapatkan kemudahan untuk mendaftar yaitu melalui Kementerian Luar Negeri di Indonesia yang beralamat di Jl. Taman Pejambon No.6 Jakarta Pusat. Namun pastikan sebelumnya kamu sudah registrasi online di website resmi MIS supaya kamu bisa mencetak form pendaftarannya. Nah untuk lebih tau tentang persyaratan-persyaratan lainnya maka baca artikel ini sampai selesai. Untuk info beasiswa lainnya, click disini.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Usia

MIS memberikan ketentuan batas usia untuk pendaftarnya. Untuk pendaftar program Pascasarjana atau S2 ditetapkan untuk tidak berusia lebih dari 30 tahun. Sedangkan untuk program Post-Doktoral atau S3 tidak boleh berusia lebih dari 35 tahun.

Baca juga:Beasiswa Malaysian International Scholarship (MIS) untuk Kuliah S2 S3 di Malaysia 2020

IPK

Untuk mendaftar MIS kamu harus memiliki IPK yang cukup tinggi, dikarenakan MIS mensyaratkan pendaftar memiliki IPK minimal 3,5 dari 4,0 untuk kedua program Pascasarjana dan Post Doktoral. Kamu dapat membuktikan IPK kamu dengan melampirkan Transkrip Nilai pada dokumen yang akan kamu kirim nanti. Selain itu, untuk program post doktoral S3, sleksi juga akan dievaluasi berdasarkan jumlah jurnal yang telah dipublikasikan paling tidak sudah mempublikasikan minimal 2 jurnal, referred/non-reffered journal, portofolio dan hak cipta paten. Kandidat Pasca-Doktor harus memiliki reputasi yang sangat baik dalam penelitian dan memiliki pengetahuan yang berkaitan dengan penelitian yang akan dilakukan.

Baca juga:Penjelasan Syarat Dokumen Beasiswa AAS

Sertifikat Bahasa

Beasiswa MIS ini juga mensyaratkan kamu untuk memiliki nilai kemampuan bahasa Inggris yang cukup tinggi yaitu dengan perolehan skor minimal IELTS (5), TOEFL PBT (580), TOEFL CBT (230), TOEFL IBT (92). Kemampuan berbahasa inggrismu dapat kamu buktikan dengan mengikuti tes TOEFL dan IELTS di lembaga resmi yang ada di Indonesia seperti SUN Education Group (TOEFL), IDP Indonesia (IELTS), British Council (IELTS) dan ada banyak lembaga lainnya yang dapat kamu pilih. Pastikan sertifikat bahasa kamu tidak lebih dari 2 tahun saat pendaftaran MIS nanti.

Baca juga:Penjelasan Syarat KIP Kuliah

Surat Kesehatan

Pastikan kamu sehat jasmani dan rohani untuk mendaftar beasiswa MIS ini. Untuk membuat surat keterangan sehat pun cukup mudah. Kamu tinggal datang ke klinik, puskesmas, atau rumah sakit pemerintah, lalu mengambil antrean untuk selanjutnya di cek oleh Dokter. Surat kesehatan ini bisa langsung kamu dapatkan pada hari itu juga.

Baca juga: Penjelasan Persyaratan Beasiswa Fulbright untuk S2 di Amerika

Proposal Studi

Untuk mendapatkan MIS kamu harus menulis Proposal studi dengan minimal 1.000 kata yang relevan dengan bidang studi yang kamu pilih. Pastikan apa yang kamu tulis itu menarik dan memiliki manfaat. Ada 2 tips atau hal penting yang bisa kamu tulis untuk Proposal Studimu. Pertama, buktikan bahwa jurusan yang kamu pilih dibutuhkan di masyarakat. Kedua, buktikan bahwa kamu memiliki pengalaman, pengetahuan dan skill yang cukup tentang bidang studi yang akan kamu ambil di MIS.

Baca juga:Penjelasan Syarat Beasiswa Korean Government Scholarship Program (KGSP) Jenjang S2

Jurusan Prioritas

MIS akan lebih memprioritaskan pendaftar yang memilih bidang studi seperti Sains dan Teknik, Pertanian dan Perikanan, Ekonomi dan Keuangan Islam, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bioteknologi, Keamanan Hayati dan Keamanan Pangan, Infrastruktur dan Utilitas, Studi Lingkungan, Kesehatan (kecuali Keperawatan, Kedokteran, dan Farmasi). Jadi usahakan bidang studi yang kamu ambil adalah salah satu dari yang telah disebutkan diatas. Jangan khawatir, kamu tetap bisa mendaftar MIS jika studi yang kamu pilih berhubungan dengan bidang-bidang diatas kok.

Baca juga: Penjelasan Syarat Beasiswa Chevening

Memiliki LoA

Untuk mendapatkan beasiswa MIS kamu dituntut untuk diterima di salah satu Universitas yang bekerjasama dengan MIS. Cara untuk mendapatkan LoA juga tidaklah mudah, jadi pastikan kamu mempersiapkan diri dan mencari info untuk mendaftar di universitas-universitas di Malaysia ya. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendapat LoA. Langkah pertama kamu bisa googling negara tujuan kamu yaitu Malaysia. Ketikkan Universitas yang memiliki bidang studi yang akan kamu diambil. Rata-rata pendaftarannya sudah menggunakan sistem online, sehingga kalian tinggal mengisi formulir onlinenya saja. Perhatikan baik-baik apa saja persyaratan dan dokumen yang diminta untuk menjadi mahasiswa di universitas tersebut. Kirimkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, dan setelah itu kamu tinggal menunggu hasil pengumuman diterima atau tidaknya.

Baca juga: Penjelasan Syarat Khusus Beasiswa Australia Award Scholarship (AAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.