Beasiswa LPDP: Contoh soal TBS Penalaran Kuantitatif (Geometri & Pengukuran) dan tipsnya 

Beasiswa LPDP: Contoh soal TBS Penalaran Kuantitatif (Geometri & Pengukuran) dan tipsnya 

Tahap Tes Bakat Skolastik (TBS) dalam seleksi Beasiswa LPDP sering kali menjadi tantangan besar bagi banyak pelamar, terutama di bagian Penalaran Kuantitatif yang mencakup materi Geometri & Pengukuran. Soal-soal di topik ini menguji kemampuan berpikir logis, ketelitian dalam menghitung, serta pemahaman konsep bentuk dan ukuran. Meski terlihat sederhana, kesalahan sekecil salah menghitung sudut atau keliru mengonversi satuan bisa membuat jawaban meleset jauh.

Di sini, kita akan membahas contoh-contoh soal Geometri & Pengukuran khas TBS LPDP, beserta tips mengerjakannya dengan cepat dan tepat, agar kamu bisa menghindari jebakan soal dan mengoptimalkan waktu tes.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5

Penalaran Kuantitatif (Geometri & Pengukuran)

  1. Lingkaran berjari-jari 14 cm diambil 1/4 bagiannya. Hitung luasnya (π = 22/7).
  1. 154 cm²
  2. 100 cm²
  3. 108 cm²
  4. 112 cm²

Pembahasan:

Luas lingkaran = (22/7) × 14² = (22/7) × 196 = 616 cm².

Seperempat = 616 ÷ 4 = 154 cm².

Jawaban: a

  1. Sisi siku-siku segitiga = 9 cm dan 12 cm. Hitung hipotenusanya.
  1. 15 cm
  2. 14 cm
  3. 13 cm
  4. 12 cm

Pembahasan:

c² = 9² + 12² = 81 + 144 = 225 → c = √225 = 15 cm.

Jawaban: a

  1. Balok ukuran 4 cm × 5 cm × 6 cm. Hitung luas permukaannya.
  1. 148 cm²
  2. 152 cm²
  3. 164 cm²
  4. 168 cm²

Pembahasan:

L = 2(pl + pt + lt) = 2(4×5 + 4×6 + 5×6) = 2(20 + 24 + 30) = 2 × 74 = 148 cm².

Jawaban: a

  1. Luas permukaan kubus = 150 cm². Berapa panjang rusuknya?
  1. 5 cm
  2. 6 cm
  3. 7 cm
  4. 8 cm

Baca juga: Beasiswa LPDP: Soal TBS Penalaran Kuantitatif (Pola dan Deret) dan Tipsnya 

Pembahasan:

Luas permukaan kubus = 6s² → 150 = 6s² → s² = 25 → s = 5 cm.

Jawaban: a

  1.  Persegi luasnya 144 cm². Hitung panjang diagonalnya.
    12√2 cm
    B. 13√2 cm
    C. 14√2 cm
    D. 15√2 cm

Pembahasan:
Sisi = √144 = 12 cm. Diagonal = sisi × √2 = 12√2 cm.
Jawaban: a

  1. Keliling lingkaran = 31,4 cm. Hitung jari-jarinya (π = 3,14).
  1. 10 cm
  2. 5 cm
  3. 7 cm
  4. 6 cm

Pembahasan:

K = 2πr → 31,4 = 2 × 3,14 × r → r = 31,4 ÷ 6,28 = 5 cm.

Jawaban: b

  1. Kerucut jari-jari 4 cm, tinggi 9 cm. Hitung volumenya (π = 3,14).
  1. 150,72 cm³
  2. 140,12 cm³
  3. 180,24 cm³
  4. 160,28 cm³

Pembahasan:

Volume = (1/3) π r² t = (1/3) × 3,14 × 16 × 9 = (1/3) × 3,14 × 144 = 150,72 cm³.

Jawaban: a

  1.  Tangga panjang 10 m, jarak bawah tangga ke dinding 6 m. Tinggi yang dicapai tangga adalah …
  1. 8 m
  2. 7 m
  3. 6,5 m
  4. 9 m

Pembahasan:
Gunakan Pythagoras: tinggi² = 10² − 6² = 100 − 36 = 64 → tinggi = √64 = 8 m.
Jawaban: a

  1.  Jari-jari lingkaran = 7 cm. Hitung luasnya (π = 22/7).
  1. 154 cm²
  2. 144 cm²
  3. 168 cm²
  4. 140 cm²

Pembahasan:
Luas = πr² = (22/7) × 7 × 7 = 154 cm².
Jawaban: a

10. Sebuah persegi panjang berukuran 12 cm × 8 cm dipotong menjadi dua bagian sama besar sepanjang diagonal. Luas salah satu bagian adalah …

  1. 48 cm²
  2. 46 cm²
  3. 44 cm²
  4. 42 cm²

Pembahasan:

Luas persegi panjang = 12 × 8 = 96 cm².

Jika dipotong diagonal → terbentuk 2 segitiga kongruen, jadi luas masing-masing = 96 ÷ 2 = 48 cm².

Jawaban: a

Baca juga: Beasiswa LPDP: Contoh soal TBS LPDP Penalaran Kuantitatif (Aritmatika Dasar) dan tipsnya

Tips mengerjakan soal TBS Penalaran Kuantitatif (Geometri & Pengukuran) yang sering muncul di seleksi Beasiswa LPDP biar hemat waktu dan gak salah hitung:

  1. Pahami konsep dasar geometri
  • Kuasai rumus luas, keliling, volume, dan luas permukaan untuk bangun datar (persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, lingkaran) dan bangun ruang (kubus, balok, prisma, tabung, kerucut, bola).
  • Jangan hanya hafal rumus tapi pahami dari mana rumus berasal, karena di soal HOTS sering dimodifikasi.
  1. Gunakan pemodelan gambar
  • Saat soal berbentuk narasi, langsung gambarkan sketsa.
  • Tandai panjang sisi, sudut, atau bagian yang diketahui.
  • Dengan gambar, informasi yang panjang jadi lebih mudah dipahami.
  1. Gunakan teorema dan sifat khusus
  • Teorema Pythagoras untuk segitiga siku-siku.
  • Aturan 3-4-5 atau 5-12-13 untuk menghemat hitungan.
  • Perbandingan sisi segitiga sebangun untuk skala atau bayangan.
  • Aturan keliling dan luas lingkaran
  1. Kuasai konversi satuan
  • Panjang: m ↔ cm ↔ mm
  • Luas: m² ↔ cm² ↔ mm²
  • Volume: m³ ↔ liter ↔ cm³ (1 liter = 1000 cm³)
  • Banyak soal jebakannya ada di konversi.
  1. Pecah masalah jadi langkah kecil

Contoh: jika diminta menghitung luas area yang diarsir antara dua lingkaran, pecah menjadi:

  • Hitung luas lingkaran besar.
  • Hitung luas lingkaran kecil.
  • Kurangi hasilnya.
  1. Waspadai “informasi lebih”
  • Di TBS LPDP, sering ada data yang tidak perlu dipakai.
  • Fokus pada angka atau kata kunci yang relevan.
  1. Manfaatkan pendekatan estimasi
  • Kalau pilihan jawaban jauh berbeda, cukup perkirakan hasilnya.
  • Estimasi menghemat waktu untuk soal sulit.
  1. Periksa logika jawaban
  • Setelah dapat angka, cek masuk akal atau tidak.

Misal: volume tidak mungkin negatif, panjang sisi tidak mungkin lebih besar dari keliling.

Baca juga: Beasiswa LPDP: 35 tips menghadapi seleksi TBS dan wawancara LPDP biar gak kena anxiety level 1000

Mau lolos seleksi TBS beasiswa LPDP? Scholars punya rahasianya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.