Jangan Lakukan 10 Hal ini!Kalau nggak mau Essay LPDP kamu Beresiko Tertolak!lebih baik dicegah sekarang daripada menyesal nanti
Yuk, cek 10 hal yang wajib kamu hindari agar essay LPDPmu tidak berisiko ditolak
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
- Mencantumkan Peringkat (Ranking)
- Peringkat sering kali dianggap penting saat memilih jurusan atau kampus, tetapi tidak cukup untuk menggambarkan tujuan atau seberapa yakin kamu dengan jurusan tersebut.
- Fokus pada hal yang lebih substansial seperti kurikulum, model pembelajaran, dan budaya akademik kampus
- Gunakan pendekatan seperti Cultural Riset untuk memahami lingkungan belajar, komunitas, dan relevansinya dengan tujuanmu
Contoh Tidak Tepat:
Saya memilih Kyoto University karena menempati peringkat 50 besar dunia menurut QS World University Rankings. Peringkat ini menunjukkan kualitas pendidikan yang sangat baik dan akan sangat menunjang masa depan karier saya.
Contoh:
Kyoto University menarik minat saya bukan karena program Sustainable Business yang sesuai dengan tujuan karir saya, tetapi karena budaya belajar yang bagus dan diberikan kesempatan untuk lintas disiplin. Kyoto University memiliki ekosistem belajar yang memacu mahasiswa untuk proaktif dalam setiap proyek seperti penelitian
- Mencantumkan Universitas
- Jika kamu hanya menonjolkan asal universitas, ini dirasa masih sangat kurang mengingat jumlah pesaing yang sangat banyak
- Agar essay terlihat beda dan bagus, gunakan hook pembuka yang kuat dan menarik seperti pertanyaan retoris, pengalaman pribadi, atau data mengejutkan
- Hook yang baik dapat langsung membangkitkan rasa penasaran dan menarik perhatian sejak awal
Contoh Tidak Tepat
Saya merupakan lulusan dari universitas ternama di Indonesia dan berencana melanjutkan studi ke Kyoto University. Kyoto University adalah salah satu universitas terbaik di dunia dengan reputasi internasional yang sangat baik. Oleh karena itu, saya yakin universitas ini adalah pilihan paling tepat untuk saya.
Baca juga: Essay LPDP : 4 Elemen Pelengkap yang Bikin Essay Beasiswa LPDP Kamu Makin Powerfull
Contoh:
Tahun 2045, Indonesia akan mencapai era emas. “Pernyataan ini menjadi tanggung jawab bagi kami generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam transformasi teknologi di negeri ini.
Sebagai seorang yang berpendidikan, saya melihat Kyoto University, khususnya program Sustainable Business, sebagai wadah untuk mencapai visi tersebut. Program ini tidak hanya menawarkan kurikulum yang berfokus pada bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, tetapi juga metode pembelajaran berbasis proyek yang memungkinkan mahasiswa bekerja langsung dengan kasus nyata di lapangan
- Rencana kontribusi yang ditulis di essay beasiswa tidak realistis dan relevan
LPDP mencari kandidat yang memiliki rencana konkret dan dapat memberikan kontribusi nyata kepada bangsa setelah menyelesaikan studi. Rencana yang terlalu ambisius atau tidak relevan bisa menunjukkan bahawa kamu tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang masalah yang ingin diatasi atau cara untuk melakukannya.
Contoh kurang tepat:
“Setelah lulus, saya akan mengubah sistem pendidikan Indonesia agar setara dengan negara maju.”
Contoh lebih tepat:
“Setelah lulus, saya berencana berkontribusi sebagai perancang kurikulum berbasis teknologi di sekolah vokasi daerah, dengan fokus pada peningkatan kompetensi digital guru dan siswa.”
Baca juga: Essay Beasiswa LPDP : 5 Hook Paling Ampuh Dalam Menulis Essay LPDP
- Menulis essay beasiswa dengan menggunakan nada memaksa
Apabila kamu ingin menulis beasiswa LPDP, hindari menggunakan nada yang seolah-olah kamu menuntut LPDP atau memaksa LPDP untuk memilih kamu atau meloloskan kamu.
Contoh kurang tepat:
“LPDP seharusnya memilih saya karena saya sudah bekerja keras dan berprestasi.”
Contoh lebih tepat:
“Melalui beasiswa LPDP, saya berharap dapat memperkuat kapasitas diri agar dapat memberikan kontribusi yang lebih terukur bagi Indonesia.”
- Memakai klaim dan asumsi yang tidak benar
Hanaya mengklaim tapi tidak ada data, pengalaman, atau konteks yang jelas membuat essay beasiswa tidak kredibel.
Contoh kurang tepat:
“Semua desa di Indonesia tertinggal karena kurangnya pendidikan.”
Contoh lebih tepat:
“Berdasarkan pengalaman saya mendampingi UMKM desa X, keterbatasan literasi digital menjadi salah satu hambatan utama dalam pengembangan usaha.”
- Menulis hal yang tidak masuk ketentuan essay beasiswa LPDP
Setiap pertanyaan essay beasiswa LPDP memang sudah dirancang untuk menggali aspek tertentu seperti motivasi, kontribusi, kepemimpinan, atau rencana masa depan. Ketika pelamar menulis di luar konteks, reviewer akan menilai bahwa pelamar Tidak memahami instruksi, Tidak mampu menyampaikan gagasan secara terstruktur dan Kurang strategis dalam berkomunikasi
Contoh tidak tepat:
Essay kontribusi diisi dengan cerita panjang tentang perjuangan ekonomi keluarga tanpa kaitan langsung dengan rencana pasca studi.
Contoh diperbaiki:
Cerita latar belakang hanya digunakan sebagai pengantar singkat, lalu fokus pada kontribusi konkret dan relevansi studi.
Baca juga: Essay Beasiswa LPDP: Mission Statement Salah Satu Komponen Terpenting Dalam Essay LPDP
- Menulis hal yang terlalu personal untuk konteks profesional
Cerita personal boleh digunakan tetapi ingat harus diframing secara profesional. Hindari menulis cerita personal yang tidak relevan dengan apa yang kamu bahas karena bisa menghilangkan pesan utama dari essay beasiswa mu.
Contoh tidak tepat:
“Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa sukses meski sering diremehkan.”
Contoh diperbaiki:
“Pengalaman menghadapi keterbatasan akses pendidikan mendorong saya untuk fokus pada pengembangan kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan.”
- Mencantumkan nama, tempat tinggal dan jurusan di awal essay beasiswa LPDP
Informasi mengenai identitas sudah tersedia di form lain di aplikasi beasiswa LPDP, sehingga mencantumkannya di awal essay beasiswa hanya menghabiskan ruang yang seharusnya digunakan untuk menjabarkan hal lainnya.
Contoh tidak tepat:
“Nama saya A, berasal dari B, lulusan jurusan C.”
Contoh diperbaiki:
Langsung membuka essay dengan isu, motivasi, atau pernyataan visi kontribusi.
- Flexing prestasi
Menulis prestasi di dalam essay beasiswa LPDP termasuk hal yang penting, namun untuk menulisnya kamu tidak perlu membuat list. Kamu cukup menceritakan bagaimana prosesnya untuk mencapai prestasi tersebut dan dampak prestasi tersebut untuk membuat kamu lebih baik.
Contoh tidak tepat:
“Saya adalah mahasiswa paling unggul dan berprestasi di kampus saya.”
Contoh diperbaiki:
“Pengalaman memimpin tim riset lintas disiplin memperkuat kemampuan saya dalam kolaborasi dan pengambilan keputusan berbasis data.”
- Copy paste essay beasiswa orang lain
Biasanya tim penyeleksi akan gampang mengenali essay beasiswa ini original dari kamu sendiri atau punya orang lain. Hal ini bisa dilihat dari bahasa yang tidak konsisten dan tidak menunjukkan kalau itu menjelaskan tentang kamu dan latar belakangmu.
Contoh kurang tepat:
Menggunakan essay generik tanpa menyesuaikan latar belakang sendiri.
Contoh lebih tepat:
Menulis dengan suara sendiri, berdasarkan pengalaman, rencana, dan tujuan yang autentik.
Baca juga: Essay Beasiswa LPDP: 4 Kesalahan Fatal yang Harus Kamu Hindari Dalam Menulis Essay LPDP
Banyak pelamar beasiswa LPDP karena tidak mampu menerjemahkan potensinya ke dalam essay yang meyakinkan reviewer.
Di sinilah Scholars Corner Premium berperan. Melalui bimbingan beasiswa one on one, kamu tidak hanya dibantu menulis essay, tapi juga dibedah strateginya secara personal dimulai dari arah kontribusi, alur cerita, sampai sudut pandang reviewer
Pengen dibimbing secara personal agar persiapan essay beasiswamu lebih fokus dan berpeluang lolos?
DM “Essay beasiswa” to keep the slot


