Bagaimana Senyum Membuat Hidup Lebih Indah

Bagaimana Senyum Membuat Hidup Lebih Indah

 

Bayangkan sebuah kondisi dimana kamu sudah mengerjakan tugas kantor mu semaksimal mungkin dan banyak pekerjaan-pekerjaan lain yang kamu tanggalkan hanya untuk memprioritaskan hal tersebut, yang membuatmu harus tergesa-gesa bangun di pagi hari untuk membuatnya lebih maksimal. Tapi kemudian, semua usaha dan pengorbanan tersebut dibalas dengan ucapan ‘gak becus!’. Saya yakin dalam kondisi seperti itu kamu benar-benar sedih, kecewa dan marah. Saat kamu sedang dalam kesedihan mu itu, tiba-tiba seorang teman menghampiri mu dan berbisik ‘tenang saja. Tidak ada yang buruk dari pekerjaan mu. Dia marah hanya karena dia sedang memiliki masalah lain saja.’ Kamu mendengarkan per kata yang diucapkan. Kamu merasa ada yang mengerti keadaan mu dan mencoba untuk berterima kasih dengan mengangguk dan sedikit tersenyum.

Senyum yang menyembuhkan

Saat kamu tersenyum, otak kamu mulai mengeluarkan senyawa kimia yang disebut neuropeptides. Neuropeptides adalah hormon yang berperan dalam managemen stress, cemas dan sedih. Artinya saat kamu tersenyum,  neuropeptides yang dikeluarkan sedang melawan kesedihan yang kamu alami. Tetaplah tersenyum sampai Neuropeptides tersebut berhasil membuat mu tenang. Memang tidak instan. Namun, jika kamu cukup bersabar, kamu akan merasakan dampaknya.

Selain itu, sebuah senyuman akan direspon oleh otak dengan melepaskan senyawa kimia yang disebut feel-good neurotransmitters. Feel-good neurotransmitters terdiri dari dopamine, endorphins dan serotonin yang berperan dalam membahagiakan mu. Ketiga senyawa kimia tersebut bahu-membahu membuat mu tenang dan membisikkan bahwa semuanya baik-baik saja, semuanya dapat terkendali, dan kamu bisa melewati ini dengan baik.

Saat neurotransmitters dilepaskan, saraf-saraf kamu akan menjadi tenang, tekanan darah dan detak jantung menjadi lebih lambat. Pada saat yang bersamaan, pelepasan Endorphins akan mengurasi rasa sakit yang kamu alami karena fungsi dari Endorphins adalah pereda rasa sakit (pain reliever). Disisi lain, Serotonin melakukan tugasnya dengan berfungsi sebagai anti-depressant dan membuat mood kamu menjadi lebih baik.

Baca juga: Sering Galau Berakibat Buruk Bagi Kecerdasan

Sampai saat ini, kamu sudah mengetahui bahwa ada empat senyawa kimian, yaitu neuropeptides, dopamine, endorphins dan serotonin, yang membujuk mu untuk bahagia. Sementara hanya ada satu senyawa kimia yang berperan dalam kesedihan yaitu kortisol. Artinya, kamu memiliki lebih banyak alasan untuk bahagia. Don’t let anything or anyone ruin your day.

Senyum mu mengalihkan dunia ku

Kamu sudah mengetahui bagaimana dampak senyuman untuk diri mu sendiri. Menarikanya, senyum juga memberikan dampak ajaib bagi orang yang melihatnya. Saat kamu tersenyum, kamu akan tampak lebih enak dipandang. Kamu akan terlihat seperti oase di padang pasir. Senyum membuat kamu terlihat menarik, santai, tulus, dan ramah. Berdasarkan sebuah penelitian di journal Neuropsychologia, melihat senyuman dapat mengaktifkan bagian otak yang disebut orbitofrontal cortex. Orbitofrontal cortex adalah bagian otak yang aktif saat seseorang memberikan penghargaan kepada mu seperti saat kamu mendapatkan hadiah, pujian, ucapan selamat dan terima kasih. Uniknya, saat kamu melihat seseorang tersenyum, orbitofrontal cortex juga akan aktif sehingga kamu benar-benar merasa dihargai.

Lebih lanjut, peneliti di Swedia menemukan bahwa senyum dapat menular. Saat melihat orang lain tersenyum, kamu tidak akan tahan untuk tidak membalas senyuman tersebut. Hal tersebut berlaku untuk semua orang. Alasannya, cingulate cortex, bagian otak yang bertanggung jawab untuk membentuk ekspresi tersenyum, bekerja secara otomatis. Dengan begitu, tersenyum kepada orang lain dapat menciptakan sebuah lingkungan yang lebih nyaman dan bersahabat. Sekarang, jangan ragu lagi untuk keluar rumah dan tersenyum lebar. Kamu bisa mulai dengan memejamkan mata, tarik nafas yang panjang, tersenyum dan katakan ‘aku berhak bahagia’.

Baca juga:
Mengapa Sulit Memahami Pelajaran yang Dibenci

Leave a Reply

Your email address will not be published.