Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Jantera untuk Kuliah S1 Dalam Negeri

Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Jantera untuk Kuliah S1 Dalam Negeri

Beasiswa Jantera merupakan beasiswa bagi calon mahasiswa Sarjan atau S1 Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jantera. Sekolah Tinggi Jantera sendiri baru didirikan tahun 2011 lalu dan berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan. Pembelajaran yang bersifat partisipatif menjadi salah satu daya tarik untuk sekolah tinggi hukum ini. Selain itu, Jantera cukup unik karena tujuan pembelajaranya yang spesifik pada mencari keadilan hukum. Sehingga, sekolah ini akan cocok bagi kamu aktivis yang tertarik mempelajari dunia hukum.

Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah

Kandidat beasiswa Jantera akan menerima beasiswa penuh selama berkuliah S1. Beasiswa tersebut berupa biaya pangkal, biaya SKS, biaya SPP, serta biaya hidup bagi mahasiswa luar jabotabek. Beasiswa yang cukup banyak bukan? Nah, beasiswa ini akan membuka pendaftaran pada tanggal 11 Mei 2020 hingga 20 Juli 2020. Berikut cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa Jantera. Untuk info beasiswa lain, silahkan click disini.

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Brilian BRI

Mempersipakan Persyaratan Dokumen

Beasiswa Jantera memang belum membuka pendaftaran. Namun, ini justru menjadi kesempatan bagus bagi kamu mempersiapkan seluruh persyaratan dokumen wajib. Beberapa dokumen memerlukan waktu untuk disediakan, seperti: ijazah SMA dengan legalisir, salinan rapor dengan legalisir, scan prestasi akademik atau non akademik, pas foto berwarna, surat referensi, serta slip gaji ortu. Untuk ijazah dan rapor SMA kamu bisa menghubungin sekolah untuk mendapatkan legalisir. Konsultasikan dengan pihak sekolah sebaik mungkin agar kamu bisa mendapat legalisir dengan kondisi saat ini yang terbilang sulit.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa MEXT di Jepang

Scan prestasi akademik yang dicantumkan lebih baik yang berkaitan dengan jurusan yang kamu ambil. Hal ini nantinya akan memberikan nilai plus dalam penilaian kandidat beasiswa. Surat referensi juga menjadi hal penting dalam penilaian kandidat. Surat tersebut akan menjelaskan kelebihan kamu dimata orang lain. Umumnya surat referensi ditulis oleh guru maupun wali kelas kamu. Selanjutnya slip gaji orang tua, atau surat keterangan penghasilan orang tua bagi yang tidak punya slip. Contoh surat keterangan penghasilan orang tua bisa kamu browsing di internet. Lalu, surat tersebut lebih baik juga mencantumkan ttd dari tokoh masyarakat (kepala RT/RW/desa).

Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Cendikia Baznas

Mulai Menulis Essai

Menulis essai atau karya tulis menjadi salah satu syarat dari besiswa Jantera. Tema essai tersebut haruslah tentang ‘Mengapa saya ingin menempuh pendidikan hukum?’. Essai ini harus sepanjang 500 kata. Melalui essai, Jantera ingin mengetahui alasan atau latar belakang kamu dalam memilih pendidikan hukum. Disini kamu bisa menceritakan pengalaman yang mendorong kamu ingin belajar hukum. Selain itu, sebaiknya kamu juga menjelaskan secara singkat dan jelas tujuan kamu di dunia hukum kedepannya. Misalnya seperti apa kontribusi yang akan kamu berikan pada ranah hukum. Nah, selama mempersiapkan persyaratan dokumen, Kamu bisa mulai mencicil menulis essai juga.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa LPDP

Menghindari Deadline

Batas pendaftaran beasiswa Jantera memang terhitung cukup panjang. Walaupun begitu akan lebih baik jika kamu menghindari deadline. Sebaiknya kamu mempersiapkan segala persyaratan dan ketentuan sejak saat ini. Tindakan ini dilakukan agar kamu tidak tergesa-gesa dalam mendaftar, dan diharapkan tidak ada dokumen yang tertinggal. Terlebih jika kamu kesulitan melakukan pendaftaran online. Kamu harus mengirim berkas melalui pos. Nah, kamu bisa mengira-ngira waktu dengan mempehatikan deadline. Sehingga dokumen pendaftaran akan sampai tepat waktu. Selain itu, jika ada hal yang kurang jelas. Jangan ragu untuk bertanya pada pihak official melalui email ataupun nomer yang tertera.

Baca juga: Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Unggulan

Mempersiapkan Test Tertulis dan Wawancara

Kedua test ini tentu memerlukan persiapan masing-masing. Tes tertulis memerlukan belajar dan mengerjakan banyak latihan soal. Contoh soal mungkin bisa kamu ambil dari internet. Latihanlah mengerjakan soal dengan dibatasi waktu. Sehingga kamu akan lebih terbiasa mengerjakan soal dalam kurun waktu tertentu. Lalu untuk tes wawancara, kamu bisa berlatih layaknya mengadakan wawancara sunngguhan. Latihan wawancara bisa ditemani oleh teman atau keluargamu. Latihan wawancara mengurangi gugup dan membuat kamu lebih siap pada hari H. Nah, saat wawancara akan lebih baik jika kamu terdengar yakin dan percaya diri dengan jawabanmu.

Baca juga: 6 Fakta Unik dan Menarik Beasiswa DAAD

Pengumuman

Pengumuman dikeluarkan setelah kamu mengirimkan persyaratan dokumen serta mengikuti tes wawancara dan tertulis. Setiap tahap seleksi akan diperhitungkan untuk memutuskan apakah kamu kandidat yang layak menerima beasiswa Jantera. Penerimaan pengumuman diterima ini akan dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2020. Kamu akan mendapat kabar lebih lanjut perihal bagaimana pengumuman ini akan disampaikan. Setelah itu, kamu bisa melakukan daftar ulang pada tanggal 24 Agustus 2020. Lalu, pada tanggal 26 Agustus 2020 kamu bisa mengikuti upacara penerimaan mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jantera.

Baca juga: 8 Fakta Unik dan Menarik Tentang Kartu Prakerja

Leave a Reply

Your email address will not be published.