Tips Lolos Beasiswa Luar Negeri Bedasarkan Penerima Beasiswa
Siapa sih yang tidak mau keluar negeri, bahkan melanjutkan pendidikan di sana? Pejuang beasiswa pasti sudah paham nih, bahwa sudah mulai banyak pendaftaran beasiswa luar negeri dari berbagai negara. Beasiswa luar negeri, terutama beasiswa kepemerintahan biasanya membuka pendaftaran sertiap tahun. Ada juga beasiswa khusus dari universitas langsung, serta tidak sedikit beasiswa pertukaran pelajar. Walaupun memiliki cakupan beasiswa yang beragam, tapi umumnya beasiswa tersebut memberikan biaya pendidikan gratis hingga tunjangan bulanan.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Perlu kamu ketahui, menjadi kandidat penerima beasiswa luar negeri tidaklah susah, namun juga tidak bisa dibilang mudah. Nah, kunci lolos beasiswa luar negeri adalah persiapan dan kesiapan kamu. Berdasarkan penerima beasiswa luar negeri, persiapan untuk mendaftar beasiswa luar negeri sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari. Lalu, persiapan seperti apa yang dimaksud? Nah, berikut akan dijelaskan beberapa tips persiapan yang harus dilakukan untuk lolos beasiswa luar negeri berdasarkan penerima beasiswa. Untuk info beasiswa lain, silahkan click disini.
Baca juga: Tips Lulus Beasiswa Fulbright
Mulai Menabung
Loh? Kok menabung? Mungkin beberapa pejuang beasiswa heran dengan tips satu ini. Namun, berdasarkan penerima beasiswa, menabung merupakan satu hal yang harus mulai dilakukan dari sekarang. Lalu, apa sih manfaatnya menabung ini? Peratama-tama, uang tabungan kamu bisa digunakan untuk membuat passport dan visa. Setelah itu, kamu bisa menabung untuk biaya tes TOEF/EILTS. Passport, visa, maupun sertifikat kemampuan bahasa Inggris tersebut tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sebab itu, kamu perlu menabung. Oh iya, uang tabungan ini juga bisa dipakai setelah kamu menjadi kandidat penerima beasiswa, lo. Karena tidak semua beasiswa memberikan pembiayaan penuh. Contohnya, beasiswa Serbia yang tidak mencakup biaya transportasi pesawat dari negara asal ke Serbia. Sehingga kamu harus mengeluarkan biaya sendiri untuk transportasi persawat.
Baca juga: Tips Lolos Beasiswa Australia Awards Scholarship AAS
Aktif Mengikuti Kegiatan
Tips yang satu ini bisa disebut dengan pengembangan diri. Beasiswa luar negeri umumnya mencari kandidat dengan pencapaian serta prestasi dalam bidang yang mereka geluti. Tidak jarang beberapa beasiswa, khususnya untuk gelas S2, mencari kandidat dengan pengalaman kerja. Aspek satu ini tentu tidak bisa didapat dengan waktu singkat. Sebab itu kamu harus mulai mengikuti berbagai kegiatan dari sekarang. Bagi kamu pelajar, kamu bisa ikut aktif menjadi pengurus osis maupun akstrakulikuler yang kamu minati. Jangan lupa untuk ikut berpartisipasi di kegiatan luar sekolah. Tapi, jangan sampai nilai akademismu menurun ya. Intinya kamu harus pintar-pintar mengatur waktu.
Baca juga: Tips Lolos Beasiswa Monbukagakusho (MEXT) Jepang
Untuk kandidat mahasiswa jenjang S2 maupun S3, kamu harus mulai fokus pada bidang yang kamu minati. Penyelenggara beasiswa juga akan menilai pencapaian atau kegiatan apa saja yang sudah kamu lakukan untuk bidang yang kamu geluti. Semisal, kamu merupakan mahasiswa pendidikan, penyelenggara ingin mengetahui apa saja yang yang sudah kamu distribusikan di dunia pendidikan sekaligus rencanamu kedepannya. Distribusi ini tidak melulu harus hal yang besar berskala nasional, tapi cukup di lingkungan sekitar kamu.
Baca juga: Tips Kuliah Di Jepang Agar Belajarmu Lebih Hype
Memiliki Sertifikat Kemampuan Bahasa
Sertifikat kemampuan bahasa adalah salah satu persyaratan beasiswa luar negeri. Umumnya sertifikat kemampuan bahasa ini adalah sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL/EILTS. Beberapa beasiswa seperti beasiswa kepemerintahan Rusia, Serbia, atau Turki memang tidak mewajibkan setifikat TOEFL/EILTS. Namun, sertifikat ini bisa menjadi nilai plus seorang kandidat. Sebab itu, akan labih baik jika kamu tetap mengambil tes TOEFL/EILTS tersebut. Kamu bisa mengambil salah satu jenis tes tergantung beasiswa yang ingin kamu daftarkan. Tapi biasanya beasiswa luar negeri menerima sertifikat kedua tes tersebut.
Baca juga: Tips Lolos Tahapan Seleksi Beasiswa Stuned Belanda
Nah, seperti yang diketahui, tes TOEFL/EILTS bukanlah tes yang mudah. Kamu harus belajar dan mempersiapkan diri sebelum akhirnya mengikuti tes. Selain itu, sertifikat hasil tes tidak langsung keluar. Kamu perlu menunggu. Karena itu, tes ini sebaiknya diambil secepat mungkin. Tapi kamu juga harus ingat, umumnya beasiswa luar negeri menerima sertifikat TOEFL/EILTS berumur maksimal dua tahun. Jadi, jika kamu sudah mengambil tes TOEFL/EILTS tahun 2019, sertifikatnya hanya bisa digunakan untuk mendaftar beasiswa luar negeri tahun 2019 dan 2020.
Baca juga: Tips Lolos Beasiswa YTB Turki
Mempersiapkan Dokumen Pendaftaran
Tips ini adalah tips yang harus selalu dipegang pendaftar beasiswa, tidak hanya luar negeri, tapi juga dalam negeri. Berkas atau dokumen memang terdengar remeh, namun ini sebenarnya salah satu langkah penting dalam pendaftaran beasiswa. Ibaratnya, persyaratan dokumen adalah gerbang sebuah beasiswa. Banyak pendaftar beasiswa yang gugur pada tahap penyeleksian dokumen, lo. Lalu bagaimana agar lolos tahap ini? Kamu harus memahami betul-betul persyaratan dokumen dari beasiswa yang ingin kamu daftarkan. Jika perlu, kamu bisa bertanya kepada penerima beasiswa sebelumnya. Kamu bisa meminta beberapa tips kepada penerima beasiswa sebelumnya, dan bertanya jika ada poin yang belum jelas. Setelah itu, kamu bisa mulai mempersiapkan dokumen pendaftaran satu persatu. Oh iya, pejuang beasiswa, kamu tidak perlu bingung mencari info dari penerima beasiswa sebelumnya. Karena scholars rutin mengadakan ngopi beasiswa. Di sini kamu bisa berbincang-bindang dengan awardee beasiswa serta memperdalam ilmu terkait beasiswa dalam negeri dan luar negeri.
Baca juga: Tips Lolos Beasiswa AAS
Tidak Hanya Mendaftar Satu Beasiswa
Saran terkahir ini merupakan hal yang umum dilakukan oleh para penerima beasiswa. Hasil dari ngobrol pintar tim scholars sebelumnya menunjukkan, jika mahasiswa yang sudah menjadi penerima beasiswa kebanyakan tidak hanya mendaftar di satu beasiswa saja. Bagi kamu yang khusus menargetkan negara tertentu mungkin beranggapan bahwa mendaftar ke beasiswa lain itu tidak perlu. Namun, beberapa pejuang beasiswa memiliki niat yang besar untuk menerima beasiswa dan bersekolah di luar negeri. Sehingga mereka beranggapan akan lebih baik untuk mendaftar ke lebih dari satu beasiswa. Dengan kata lain, mereka ingin membuka lebar kesempatan mereka untuk bersekolah keluar negeri.
Baca juga: Tips Menulis Esai Beasiswa Australia Awards Scholarships (AAS) part 1
Mempersiapkan diri untuk mendaftar ke berbagai beasiswa pun tidak mudah. Kamu harus rajin mencari tau info terkait beberapa beasiswa tersebut. Kamu juga harus memahami persyaratan yang diajukan. Dan salah satu jalan keluarnya adalah dengan mengikuti program ngopi scholars, yang tidak hanya membahas beasiswa dalam negeri, namun juga beasiswa luar negeri.
Baca juga: Tips Menulis Esai Beasiswa Australia Awards Scholarships (AAS) part 2


