Culture Shock Kuliah di Korea Selatan Part 2
Korea Selatan memang menjadi salah satu negara yang sangat diidam-idamkan oleh para mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi, termasuk mahasiswa asal Indonesia. Namun, tak semata-mata mempertimbangkan kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh negara ini, kamu juga patut tahu tentang culture shock yang bisa saja kamu temui selama berada di Korea Selatan. Sehingga ketika kamu benar-benar sudah berada di negara tersebut, setidaknya kamu sudah memiliki bayangan. Nah, berikut ini culture shock kuliah di Korea Selatan part 2. Kamu bisa membaca culture shock kuliah di Korea Selatan part 1 di sini. Untuk persiapan beasiswa lain, click di sini.
Baca juga: Jasa Penerjemah Tersumpah
Baca juga: Kursus Bahasa Inggris Basic, TOEFL 600+ IELTS 8.5
Air dan Toilet
Keberadaan air dan toilet adalah hal yang tak bisa dipisahkan, hal ini berlaku jika kamu berada di Indonesia. Sayangnya, hal ini tidak berlaku di Korea Selatan. Saat kamu menggunakan toilet, kamu tak akan menemukan ember atau bahkan bak penampungan berisi air. Sebaliknya kamu akan menemukan tissue toilet. Nah, kebiasaan ini yang harus kamu terima jika berniat kuliah di Korea Selatan. Artinya, kamu harus siap hanya dengan menggunakan tissue sebagai pengganti air.
Baca juga: Penjelasan Persyaratan Dokumen Beasiswa Paragon 2022 untuk Mahasiswa D3 dan S1 Dalam Negeri
Skinship
Skinsip atau saling bersentuhan adalah hal yang terbilang biasa saja di Korea Selatan, baik kepada teman sesama jenis maupun lawan jenis. Jadi, jangan heran jika menemukan teman-temanmu saling bergandengan tangan atau bahkan lebih dengan intens di tempat-tempat umum. Jika di Indonesia, mungkin terkesan kurang sopan jika melakukan skinship berlebih, tapi di Korea Selatan justru hal yang biasa saja.
Baca juga: Fakta Unik dan Menarik Beasiswa AMA untuk Kuliah D3 S1 dan S2 di K’ARTS Korea Selatan
Daging dan Alkohol
Jika di artikel sebelumnya, yakni di culture shock kuliah di Korea Selatan part 1 telah disebutkan bahwa orang-orang Korea sangat gemar meminum alkohol. Maka ada satu hal lain tentang alkohol yang juga wajib kamu tahu. Mereka terbiasa memakan daging bersama alhokol sebagai pelengkapnya. Tentunya hal itu juga sudah menjadi kebiasaan, makanya orang-orang Korea sangat sering makan daging serta minum-minum alkohol saat berkumpul, baik dengan teman maupun dengan keluarga. Jika kamu menghindari alkohol, maka kamu harus pintar-pintar memberi alasan kepada teman-temanmu.
Baca juga: Cara Mendaftar dan Mendapatkan Beasiswa Dexa Award 2022 untuk Kuliah S2
Makan dengan Tangan
Kebiasaan makan dengan langsung menggunakan tangan terbilang hal yang sangat nikmat jika di Indonesia. Tapi, hal ini tidak berlaku jika di Korea Selatan. Justru hal ini terkesan aneh bagi mereka. Hal ini karena orang-orang Korea terbiasa menggunakan alat makan secara lengkap, seperti menggunakan sumpit, sendok, atau garpu. Jadi, jika kamu makan menggunakan tangan secara langsung, kemungkinan besar mereka akan menganggapnya aneh. Jadi, cobalah belajar menggunakan sumpit untuk turut berbaur dengan kebiasaan mereka.
Baca juga: Perbedaan Beasiswa Paragon Program 2022 Jalur Reguler dan Jalur Inovasi
Makanan Mengandung Babi
Makanan berbahan dasar babi dijual secara luas di Korea Selatan. Perbedaan agama dan kebudayaan membuat orang-orang Korea Selatan bisa mengonsumsi babi tanpa was-was dan memang sudah menjadi kebiasaan bagi mereka. Karena itu, bagi kamu yang beragama Islam harus benar-benar selektif dalam memilih makanan. Penting juga bagi kamu untuk memilih tempat makan, jangan sampai di tempat tersebut memproduksi makanan dari babi lalu menjual juga makanan halal.
Baca juga: Panduan Penulisan Proposal Beasiswa Dexa Award 2022 untuk Kuliah S2 Dalam Negeri
Sampah
Hal ini tak hanya menjadi perhatian bagi pemerintah Indonesia, tapi juga berlaku di Korea Selatan. Namun, terkait sampah di Korea Selatan sangat ketat. Jika kamu terekam CCTV sedang membuang sampah sembarangan, kamu bisa didenda, loh. Tak tanggung-tanggung, dendanya bisa mencapai angka 1 juta won, loh. Nah, makanya hati-hatilah jika berkaitan dengan sampah. Tetaplah membuang sampah pada tempatnya agar kamu tidak didenda.
Baca juga: Panduan Penulisan Rencana Studi Beasiswa Pendidikan Indonesia 2022
Payung
Sering mendengar pepatah, sediakan payung sebelum hujan? Kalau di Korea Selatan, kamu harus menyediakan payung tak peduli apapun musimnya. Entah musim hujan ataupun musim hujan, kamu sebaiknya selalu membawa payung. Musim panas di Korea Selatan cukup ekstrim sehingga kamu wajib memiliki payung untuk melindungi diri dari sinar matahari. Jadi, jika berada di Korea, jangan hanya menyiapkan payung di musim hujan.
Baca juga: Panduan Penulisan Esai Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2022


